Cegah Penyebaran Corona, MAN, MTs, MI di Aceh Utara Diliburkan 14 Hari

KBRN, Lhoksukon: Sehubungan dengan telah keluarnya Surat Edaran (SE) Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di rumah, sehubungan meluasnya penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Indonesia, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Utara juga meliburkan kegiatan belajar mengajar di seluruh Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah. 

Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Provinsi Aceh juga telah diinstruksikan oleh Plt Gubernur untuk mengeluarkan istruksi kepada jajarannya berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di rumah, pada jenjang pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). 

Pimpinan Dayah/Pesantren juga di instruksikan agar dapat mengeluarkan kebijakan pelaksanaan kegiatan belajar mengaajar dirumah, baik pada pendidikan Dayah Salafiyah dan Dayah Terpadu. 

"Belajar mengajar di rumah dilaksanakan selama 14 hari terhitung sejak 16 Maret sampai 30 Maret 2020", kata Kakan Kemenag Kabupaten Aceh Utara, Salamina, kepada RRI, Minggu (15/03/2020) malam. 

Sementara Ujian Nasional (UN) tetap dilaksanakan sesuai jadwal berdasarkan kebijakan pemerintah. 

Pimpinan satuan pendidikan agar meminta pendidik (Guru, Teungku Dayah, Dosen, Konselor, Pamong Belajar, Widyaiswara, instruktur, fasilitator, dan sebutan lainnya) untuk memberikan tugas pekerjaan rumah bagi peserta didiknya melalui media daring (online) atau media lainnya, pungkas Salamina. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00