Puluhan Tahun Vakum, Dayah Abu Chik Meunasah Kumbang Akhirnya Diresmikan

KBRN, Lhoksukon : Ulama Kharismatik Aceh, Tgk H Mustafa Ahmad, atau Abu Paloh Gadeng, Kamis (30/1/2020), meresmikan Dayah (Pasantren) Abu Chik Meunasah Kumbang “Madinatuddiniyah Sirajul Huda ”  di Gampong Kumbang Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara, sebelumnya dayah tersebut sempat vakum selama puluhan tahun sejak pimpinan almarhum.

Peresmian dayah yang  saat ini dipimpin Tgk, Mukhlis Abdullah yang merupakan keturunan dari Abu Chik Meunasah Kumbang, turut hadir asisten dua Bupati,  Risawan Bintara, kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, Tgk. Abdullah Hasbullah (Cucu Abu Chik Kumbang) sejumlah pimpinan dayah di Aceh Utara dan Unsur Muspida.

Sekretaris pembangunan dayah Abu Chik Meunasah Kumbang, Tgk Yusriadi kepada RRI mengatakan Dayah Abu Chik Meunasah Kumbang merupakan cabang dari  Dayah Madinatuddiniyah  Sirajul Huda Paloh Gadeng.

“Akitifitas pengajian didayah tersebut sudah terhenti sejak Almarhum Tgk H. Hasballah atau lebih dikenal Abu Chik Meunasah Kumbang , pad tahun 1937 silam, dan mulai  17 Februari  2019 kembali diaktifkan oleh anak Abu Meunasah Kumbang dan hari ini sudah diresmikan oleh Abu Paloh Gadeng  dengan dipeusijuk dan  pembaan kitap,”kata Tgk Yusriadi, Kamis (30/1/2020).

Dikatakan, saat ini sudah memiliki 26 santri yang menetap atau mondok di dayah, dengan sarana dan masih terbaas  baik balai pengajian maupun bilik (kamar) tempat mondok para santri,  untuk bisa berkambang dayah ini perlu dukungan dari semua pihak baik moril dan meterial .

“Kami harapkan dengan hadirnya dayah Abu Chik Meunasah Kumbang “Madinatuddiniyah  Sirajul Huda bisa menjadi sarana pendidikan bagi generasi Islam dalam menuntut Ilmu Agama khusus yang menyangkut Tauhid, fikih, tasawuf dan lain- lainnya,”harapnya.

Sementara Tgk H Mustafa  Ahmad (Abu Paloh Gadeng)   dalam tausiahnya menyampaikan dayah (Pasantren) merupakan lembaga syariat  bisa melahirkan generasi yang mampu mengayomi masyarakat di masa yang akan datang dalam bidang keagamaan,.

“Selain itu dapat mewarisi ilmu pengetahuan agama Islam yang berpedoman Mazhab Ahlul Sunnah Waljamaah, sehingga dapat melahirkan generasi yang berakhlakul karimah. “pinta Abu Paloh Gadeng.

kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, Tgk. Abdullah Hasbullah,mengharapkan kehadiran dayah Abu Meunasah kumbang ini, bisa menyiapkan santri yang mempunyai kemampuan keilmuan agama mendalam  dan a mampu mengembangkannya.

“Pemerintah Aceh Utara, mengharapkan dayah ini bisa memberikan kontribusi yang baik kepada daerah dan masyarakat, karena dayah Abu Chik Meunasah Kumbang , Tgk H Hasballah (alm) sebelumnya sangat  populer  di  Aceh.”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00