Putra KH Maimoen Zubair Kunjungi Tahfidzul Qur'an Islamic Center Lhokseumawe

KBRN Lhokseumawe : Alumni Al-Azhar bidang Tafsir, Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A atau biasa dipanggil Gus Ghofur, putra almarhum Kyai kharismatik dari Rembang Jawa Tengah, KH. Maimoen Zubair, mengunjungi Dayah Tahfidzul Qur'an (DATAQU) Imam Syafii Kota Lhokseumawe .

Pimpinan DATAQU Imam Syafii Tgk. Abdul Halim, Lc., LL.M Kamis (26/05/2022) mengatakan, kunjungan tersebut tepat di hari ketujuh (Senujoh) berpulangnya Almarhumah Ibunda beliau Bersama rombongan IAIN Cot Kala Langsa beliau tiba dikediaman orang tua menghadap Allah S.W.T.

Setelah shalat maghrib berjamaah di Masjid Agung Islami Centre Lhokseumawe, Gus Ghofur memberikan tausiah kepada santri/wati DATAQU Imam Syafii dan para jamaah yang sudah menanti, kurang lebih tiga puluh menit penyampaian tausiah yang sarat wawasan keislaman dan sejarah pendidikan Al Qur'an oleh Rasulullah S.A.W kepada para Sahabat-sahabat Beliau hingga diteruskan kepada para Ulama.

Dimulai dengan kisah Alwalid bin Almughirah yang tertarik dengan bacaan Al-Quran dan datang kepada Nabi untuk mendengarkan bacaan Al Quran, meskipun tidak beriman Al Walid tetap mengagumi keindahan Al Qur'an sebagaimana dengan Abu Jahal akan tetapi keangkuhan menutup mata hati mereka untuk masuk Islam.

Ketua STAI Al Anwar Rembang ini juga menyampaikan, keberhasilan bukan hanya saja milik mereka yang memiliki kesempurnaan fisik, kisah Abdullah bin Ummi Maktum, orang buta yang meminta diajarkan Al Quran langsung oleh Rasulullah S.A.W setelah turun surat 'Abasa kepada Baginda, Abu Abdurrahman Assalami, Imam Qurra' 'Ashim mereka semua adalah orang-orang khafif/buta alias tidak dapat melihat, akan tetapi dengan kegigihan mereka menjadi Imam besar pada masanya.

Kisah para sahabat yang mendapatkan pendidikan dari Rasulullah S.A.W yang senantiasa menjadikan keteladanan sebagai nilai pendidikan dalam mengajarkan muridnya dan juga dengan ketawadhu'an mereka mendengar nasehat dari muridnya. 

"Alhamdulillah, Kehadiran Beliau di DATAQU Imam Syafii memberikan motivasi yang luar biasa kepada santri/wati dan masyarakat secara umum untuk terus meningkatkan wawasan dan semangat dalam mempelajari Al Qur'an, tanpa meninggalkan Fardhu 'Ain untuk mendalami Fikih, Tauhid dan Tasawwuf, ini kesempatan yang sangat berharga bagi kami" ucap Pimpinan DATAQU Imam Syafii yang merupakan adik kelas Gus Ghofur di Al Azhar.

"Beliau juga tawadhu' sifat Ulama sangat tampak pada diri beliau yang merupakan seorang putra Ulama besar ditingkat Nasional dan Internasional, siapa yang tidak kenal dengan Alm. Embah Moen atau KH. Maimoen Zubair yang memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan keagamaan di Indonesia, ini menjadi contoh bagi kita semua" tambah Tgk. Abdul Halim, Lc., LL.M

Selepas bersilaturrahmi dengan santri/wati DATAQU Imam Syafii, Gus Ghofur pamit untuk bertolak ke Kualanamu untuk kembali ke kediaman belia, semoga Allah memberikan kesehatan kepada beliau dan keluarga untuk terus mendidik generasi Qur'ani yang Faqih dan Berakhlakul Karimah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar