AJI Lhokseumawe dan Pertamina PHE NSO Gelar Edukasi Hulu Migas Bagi Jurnalis Se-Aceh

KBRN Aceh Tengah: Menambah wawasan Wartawan untuk memahami peliputan tentang Isu Hulu Migas, dan ekploitasi pengeboran gas alam di Aceh, AJI Lhokseumawe Bersama Pertamina PHE NSO dan Skkmigas kembali menggelar Edukasi Hulu Migas Bagi Jurnalis Aceh yang berlansung di Wilayah Kota Dingin Aceh Tengah.

Edukasi Hulu Migas bagi Jurnalis ini diawali dengan kegiatan Media Camp laut tawar yang dilanjutkan pembukaan oleh pihak pertamina Phe Nso juga Skkmigas diaula pertemuan Hotel Renggali, Sabtu,18/12/2021).

Sebagai pemateri perdana, Pihak pertamina memberikan Gambaran Struktur Organisasi Pertamina dan gambaran sekilas mengenai Pertamina Hulu Rokan yang ada di regional 1 Pertamina untuk wilayah Sumatera.

Selain memperkenalkan Sejarah singkat tentang minyak dan gas bumi, Lutfy faluthi firdaus ,ST,MT, pemateri Dari Pertamina juga menyajikan materi berisikan sistem mencari titik pengeboran migas yang memiliki resiko tinggi

Sementara tokoh media Ahli Pers Ayi Jufridar juga ikut memberikan materi tentang Tantangan Liputan Isu Migas. Pada kesempatan itu Ayi Jjufridar, juga mengatakan isu migas penting dipahami dan didalami oleh Insan Jurnalis.

“Isu yang kita garap selama ini adalah hulu, maka sekarang dikolaborasi dari hulu kehilir, apalagi sekarang ini, Pemerintah sudah mendukung energi 1 juta barel oil per day dan 12 milyar kakikubik gas padavtahin 2030. Ini yang perlu kita pahami,jarang sekali di garap media”Kata Ayi Jufridar

Hambatan dalam peliputan isu Migas tersebut dikatakan Ayi Jufridar, disebabkan terbatasnya akses jurnalis dengan pihak perushaan migas, sehingga jurnalis tidak bisa mendapatkan keterangan lengkap terkait isu Migas.

Dengan kata lain tantangan liputan Isu migas ini disebabkan akses informasi terbatas diantara perusahaan migas sering dituding tertutup, bisnis migas yang rumit High Tech, multidisiplin ilmu, banyak istilah Asing dan narasumber yang kapabel ditambah keterbatasan wawasan wartawan lokal atau disebut wartawan gado gado.

“Wartawan Gado gado, artinya wartawan yang melakukan semua katagori liputan, seperti Isu Politik, Ekonomi dan juga isu olah raga yang harus diliput, semua isu kita liput itu adalah wartawan gado gado yang melakukan beragam jenis liputan,”Jelas Ayi Jufridar

Sebagaimana diberitakan kegiatan Edukasi migas kerjasama AJI Lhokseumawe dan pertamina PHE NSO dan Skkmigas di ikuti seratusan wartawan dari Aceh tamiang dan Aceh Utara Lhokseumawe serta wartawan yang ada didataran tinggi Aceh Tengah.

Pada bagian akhir kegiatan Edukasi Migas, Panitia pelaksana juga memberikan kesempatan berdiskusi antara wartawan dan Pemateri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar