Tekan Peredaran Narkoba, BNNK Lhokseumawe Gencarkan Strategi Supply dan Demand
- 25 Jun 2026 19:12 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Lhokseumawe terus berkomitmen dalam memutus mata rantai penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Salah satu langkah konkret yang menjadi fokus utama saat ini adalah penerapan strategi keseimbangan antara pengurangan pasokan (supply) dan pengurangan permintaan (demand).
Kepala BNNK Lhokseumawe Henry Pahala Marbun, S.E., M.M melalui Ketua Tim (Katim) Pencegahan, Muhammad Iqbal, S.STP, menyatakan bahwa dalam menekan angka permintaan narkoba, pihak BNNK mengutamakan upaya pencegahan yang masif dan berkelanjutan. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan penyuluhan dan edukasi secara rutin di berbagai lapisan lingkungan masyarakat.
"Melalui sosialisasi yang gencar ini, masyarakat diharapkan dapat lebih sadar, paham, tentang bahaya nyata narkoba terhadap kesehatan tubuh. Dengan begitu, angka permintaan pun akan menurun, maka pencegahan sejak dini merupakan fondasi utama dan cara paling tepat dalam mengatasi permasalahan ini.”kata Muhammad Iqbal, Kamis, 25 Juni 2026.
Lanjutnya, Selama ini BNNK Lhokseumawe juga aktif mendorong partisipasi dan kepedulian aktif dari masyarakat luas. Salah satu strategi yang digalakkan adalah pembentukan kader-kader anti-narkoba langsung di lingkungan desa atau gampong.
“Kehadiran kader ini diharapkan mampu menjadi benteng pertama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, oleh karena itu kita mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk ikut ambil bagian secara regulatif.”terangnya
Selain itu, kata Muhammad Iqbal, Pemerintah daerah untuk menerbitkan aturan-aturan atau kebijakan daerah khusus yang mendukung penuh upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayahnya masing-masing.
“Dengan adanya kerja sama yang erat, kolaborasi, serta sinergi yang kuat dari seluruh elemen, mulai pemerintah daerah, hingga peran aktif masyarakat, maka upaya pencegahan narkoba dapat berjalan lebih maksimal dan efektif.” Pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....