Aceh Timur Sukses Turunkan Angka Persentase Anak Stunting Hingga Lima Persen

KBRN, Aceh Timur : Setahun terakhir, persentase anak Stunting dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur menurun sekitar lebih kurang lima persen.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Kesahatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur, Abdullah melalu stafnya Khalid saat di temui KBRN di ruang kerjanya, Senin (08/03/2021) pagi.

“Tahun lalu angka Stunting di Aceh Timur sekitar 27 persen, sejak tahun 2020 -2021 turun menjadi 22 persen,” kata Khalid.

Tambah Khalid kendatipun ditengah pandemi Covid-19, pihaknya bersama lintas sektor terus melaukukan upaya penurunan angka Stunting dalam wilayah ini.

“Dinas kesehatan melalui 27 Puskesmas dalam wilayah ini terus memantau perkembangan bayi dan balita serta anak di Aceh Timur melalui pelayanan Posyandu di desa-desa dan melalui aplikasi analisis,”ujarnya.

Lanjut Khalid, upaya menekan penurunan angka Stunting bukan saja tanggungjawab Dinas Kesehatan, akan tetapi, lintas sektor lainnya juga harus berperan. “Karena penurunan angka Stunting dan pemenuhan gizi anak adalah prioritas Nasional,” tandas Khalid.

Khalid mengharapkan kepada setiap desa untuk meningkatkan pelayanan Posyandu di setiap desa dengan memberikan makanan bergizi kepada anak dan ibu hamil. Sehingga tahun ini angka stunting akan dratis menurun dalam wilayah Aceh Timur.

Plot Dana Desa Wajib Untuk Antisipasi Stunting

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Timur, Adlisyah saat dikomfirmasi RRI mengatakan, setiap gampong wajib mengangarkan anggaran untuk mengatasi Stunting.

“Ini adalah prioritas Nasional, selain dana desa digunakan untuk pencegahan Covis-19, untuk Stunting juga wajib dianggarkan sertiap desa,” pungkas Adlinsyah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00