FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Mual-Mual Setelah Divaksin, 5 Nakes Puskesmas Dirawat

KBRN, Aceh Utara: Hingga Kamis (18/02/2021) masih terdapat satu orang Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Aceh Utara yang dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) setelah menjalani Vaksinasi Covid-19.

Sementara pada Senin, 15 Februari lalu, RSUCM Aceh Utara sempat merawat sebanyak 5 orang Nakes dari sejumlah Puskesmas karena mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Mereka para nakes kita dari Puskesmas Syamtalira Bayu sebanyak 1 orang, Puskesmas Syamtalira Aron 2 orang, dan 1 orang nakes dari Puskesmas Meurah Mulia", ujar Humas RSUCM, Jalaluddin, M.Kes kepada RRI seraya membenarkan.

Para Nakes dari beberapa Puskesmas tersebut dilarikan ke rumah sakit pada Senin, 15 Februari pukul 16.30 Wib sore. Kesemuanya berjenis kelamin perempuan akibat mengalami KIPI.

"Mereka mengalami gejala mual-mual, kebas atau kesemutan di kaki, yang diperkirakan karena riwayat komorbid atau penyakit penyertanya. Sehingga dianjurkan untuk dirawat dan ditangani oleh dokter spesialis RSUCM", tambah Jalaluddin.

Setelah menjalani perawatan selama dua hari, sebanyak 3 orang Nakes pada Rabu, 17 Februari kemarin sudah diperbolehkan pulang. Namun pada pukul 00.00 Wib dinihari Senin, 15 Februari lalu, RSUCM Aceh Utara juga kembali merawat pasien rujukan dari Nakes Puskesmas Geureudong Pase, sehingga total yang sempat dirawat berjumlah 5 orang Nakes.

Sementara yang masih dirawat sampai dengan Rabu, 17 Februari sore, berjumlah 1 orang nakes dari Puskesmas Syamtalira Aron.Para nakes dari sejumlah Puskesmas yang dirawat karena gejala KIPI tersebut masing-masing berprofesi sebagai perawat, bidan, dan perawat gigi.

(Teks Foto: Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, didampingi Sekda, A. Murtala, menjenguk sejumlah Nakes Puskesmas yang dirawat di RSU Cut Meutia setelah divaksin Covid-19)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00