Gadis Diduga Menderita Kanker Payudara Dirujuk ke RSU Cut Meutia

KBRN, Aceh Utara : Hazriah (21) gadis asal  Gampong Meunasah Asan Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur, diduga menderita kanker payudara sejak 6 tahun yang sempat viral di media social beberapa waktu lalu, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia, Buket Rata Lhokseumawe, Rabu (20/1/2021).

Gadis yatim tersebut saat ini tinggal di rumah keluarganya di Kompleks Yayasan Nurul Arafah Gampong Bujok Kecamatan Baktiya Aceh Utara. Sebelumnya,pada Sabtu (16/1/2021) lalu, anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma sudah mengunjungi gadis tersebut di yayasan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Haji Uma berjanji akan memfasilitasi pengobatan santri tersebut ke RSUD Cut Meutia Aceh Utara. Lalu pada, Rabu (20/1/2021), pasien tersebut dijemput Kepala Puskesmas Baktiya, Munarianto, untuk dirujuk ke RSU Cut Meutia.

Pasien tersebut disambut Haji Uma didampingi stafnya, Hamdani alias Matnu dan Syafrizal sapaan Tauke Dan Pengusaha Muda Kota Lhokseumawe serta Humas RSUD Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin M Kes.

Kemudian pasien itu dibawa ke ruang Instalasi Ruang Darurat (IGD) RSU Cut Meutia Aceh Utara untuk diperiksa petugas, Namun petugas medis belum bisa menyimpulkan apakah akan dilakukan operasi atau tidak karena masih menunggu hasil lab.

Anggota DPD-RI asal Aceh H Sudirman Haji Uma,mengatakan, selama ini Hazriah tidak dibawa kerumah sakit untuk penanganan medis, karena ibunya Hafizah (43) merupakan janda miskin,  yang terkendala biaya perjalanan dan biaya pendamping pasien jika dirawat inap di rumah sakit, meskipun biaya pengobatan ditanggung BPJS kesehatan.

“Anak sulung dari tiga bersaudara ini  sudah melawan sakitnya selama 6 tahun, yang selama ini hanya diobati dengan ramuan tradisional,  karena prihatin dengan kondisi keluarga pasien, maka saya menanggung biaya pendamping pasien selama di rumah sakit,” terang haji Uma.

Sementara Humas RSUD Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin  mengatakan, pasien itu sudah menjalani beberapa tahapan pemeriksaan, Namun dokter yang menangani pasien  itu belum bisa menyimpulkan apakah yang bersangkutan menderita kanker atau lainnya .

“Pasien itu harus menjalani beberapa tahapan pemeriksaan kesehatan lagi, diantaranya pengecekan darah, karena ini pasien belum menjalankan puasa, sehingga dokter menganjurkan untuk kembali besok (Kamis),” Jelas Jalaluddin.

Menurut Jalaluddin, dokter akan mengetahui penyakit yang diderita pasien, setelah keluar hasil lab. Nantinya dokter yang akan memutuskan apakah nanti harus rawat inap atau rawat jalan .

“Jika pasien ini harus dilakukan operasi, tidak mesti harus dirujuk ke Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, karena RSU Cut Meutia sudah memiliki dokter spesialis yang lengkap,’pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00