Warga Lapang Panik, Ada Warganya Reaktif Corona Hasil Rapid Test

KBRN, Aceh Utara : Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Razali Abu, menilai hasil pemeriksaan rapid test, diduga reaktif COVID-19, yang di keluarkan pihak Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) milik pemerintah Aceh Utara, terhadap salah seorang warga berinisial AM (60)asal Kecamatan Lapang, Aceh Utara, telah membuat kegaduhan dan kepanikan masyarakat.

“Meskipun hasil rapid test belum final, bahwa seseorang positif terpapar COVID-19, Namun dari hasil rapid test itu sudah membuat panik masyarakat Aceh Utara, khususnya masyarakat Lapang, karena  itu berdasarkan hasil rapid test, salah seorang warganya Kecamatan Lapang yang meninggal dunia dalam perawatan medis RSUCM, diduga reaktif COVID-19.”terangnya, Minggu (31/5/2020)

Menurut Razali Abu yang merupakan politisi Partai Aceh,  secara umum masyarakat tidak bisa membedakan yang mana yang sudah Final Positif Corona, apakah dari hasil rapid test maupun hasil Swab, karena sama-sama dikeluarkan di kelurakan oleh pihak rumah sakit, karena sosialisasi kepada masyarakat.

“Selain itu yang membuat panik warga saat proses pemakaman warga dugaan positif corona dari hasil rapid test, juga dilakukan secara protokoler kesehatan, nyakni  tim tersebut mengunakan alat pelindung diri (APD) Kesehatan,”kata Razali Abu.

Razali Abu juga sangat menyayangkan atas dugaan salah seorang warga Kecamatan Lapang yang meninggal di rumah sakit di ruang isolasi yang terpapar COVID-19. Padahal tidak ada riwayat pulang dari luar daerah, karena yang bersangkutan sudah 3 tahun sakit  dirumah karena memiliki  riwayat penyakit batuk dan sesak.

“Sebelumya pasien (Almarhum) pernah tertimpa pohon pinang sehingga mengalami sesak napas, Namun yang bersangkutan diduga terpapar virus Corona berdasarkan hasil rapid test, meskipun pada sorenya keluar hasil Swab Negatif, maka sangat kita sayangkan hasil rapid test tersebut telah membuat panik masyarakat.”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00