Pemkab Aceh Utara Distribusikan APD dan Disinfektan Ke 32 Puskesmas

KBRN, Lhoksukon : Pemerintah Aceh Utara melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mendistribusikan alat pelindung diri (APD), alat penyemprota disinfektan untuk 32 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di kabupaten setempat, Jum’at (3/4/2020).

APD dan alat penyemprotan disinfektan yang di serahkan tersebut akan digunakan untuk para petugas medis yang berada di puskesmas saat melakukan penanganan wabah COVID-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara, Andree Prayuda mengatakan semua peralatan APD yang sudah dikirim ke 32 Puskesmas dalam kebupaten Aceh Utara,  Jumlahnya belum mencukupi, dan ini merupakan pengadaan tahap pertama dengan memanfaatkan anggaran pada Dinas Kesehatan sebesar Rp2 miliar.”

“Barang yang sudah diterima Tim Gugus pada Dinas Kesehatan Aceh Utara, yatu alat pelindung diri (APD) sebanyak 100 set, alat penyemprotan 40 set, APD penyemprotan 50 pasang, desinfektan berupa 320 Bayclin, 12 liter Rodalon, 4 kilogram Vikron S, dan thermometer scanner 2 buah. “kata Andree, Jum,at (3/4/2020).

Sementara barang-barang yang diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Terang Andree,  berupa masker N-95 sebanyak 3 kotak, masker medis 60 kotak, baju pelindung 50 buah dan jumlah tersebut masih kurang, sehingga perlu pengadaan tambahan APD dan obat-obatan.

“Tim Gugus Tugas terus berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan APD bagi petugas medis, baik yang ada di Puskesmas-Puskesmas maupun rumah sakit. Begitu juga kebutuhan obat-obatan dan vitamin. Temasuk menyiapkan barak tempat karantina ODP di bekas Shleter Penampungan Rohingya. ‘pungkasnya.(FUL/MS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00