Aceh Utara Masuk Percontohan Program Desa Pemajauan Kebudayaan

KBRN Lhokseumawe: Kabupaten Aceh Utara  ternyata masih memiliki Kebudayaan yang layak ditampilkan  ditingkat Nasional pada Pekan Kebudayaan yang akan digelar pada bulan oktober mendatang di Jakarta. 

Potensi Bidang Kebudayaan yang akan dijadikan contoh dalam program Desa Pemajuan Kebudayaan dicanangkan kementrian ini, disebutkan salah satu dari tiga Perwakilan Kementrian Pendidikan dan Kebuadayaan Indra Eka ketika melakukan peninjauan keberadaan Makam Penguasa Pasai Amir Husen yang dipugar di desa Alu Mirah Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara,  Rabu (19/06/2019).

Kebenaran Makam Penguasa Pasai pada masa Kerajaan Malikulsaleh Ini, diakui Indra Eka dapat dilihat  dari semangat Masyarakat Desa setempat melestarikan Kebudayaan yang dibuktikan melalui keberadaan Rumah adat disertai penyimpanan benda pusaka memiliki nilai sejarah peninggalan Pada Masaa Kejayaan Sultan Malikulsaleh

,”Masyarakat di gampong Alue Mirah ini mereka punya banyak semangat untuk melestarikan kebudayaan, seperti pelestarian Rumah adat yang ternyata didalam rumah ini banyak tersimpan benda purbakala banyak benda pusaka yang bisa kita lihat tehnologi Tradisonal,’Ujar Indra Eka Perwakilan Kementrian Kebudayaan.

Selain mendapatkan masukan terkait pelestarian kebudayaan yakni keaslian kebudayaan peninggalan pada masa kejayaan sultan Malikulsaleh, ketiga Perwakilan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan  juga tersanjung dengan kegiatan masyarakat desa setempat yang bernuansa islami. Seperti tradisi penyambutan tamu serta pelaksanaan adat perkawinan juga pengajian sehari hari yang diharapkan bisa dikembangkan.

 lebih lanjut dikatakan, sebagaimana diketahui secara gamblang banyak daerah yang kini telah meninggalkan kebudayaan, seperti pengenalan mengenai gampong, dan permasalahan dihadapi dalam kebudayaan serta apa yang dimiliki  yang harus didokumentasi,

 sebagai salah satu pilot projek program Desa Pemajuan Kebudayaan dicanangkan kementrian di 18 kabupaten kota, Pelestarian kebudayaan dI Kabupaten Aceh utara yang akan di Aplikasikan diseluruh Indonesia ini diharapkan dapat menunjang sektor pembangunan lainnya. 

,”Desa desa yang punya potensi dibidang kebudayaan nanti akan kami tampilkan dipekan Kebudayaan Nasional bulan oktober mendatang, ini yang namanya desa desa yang punya potensi dibidang kebudayaan dan bidang kebudayaan tersebut bisa menjadi jalan untuk pembangunan pembangunan yang lain, karena kebudayaan itu mengatur segalanya, “pangkas Indra Eka.(FIK/MS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00