Kisah Kehidupan Janda  Satu Anak di Aceh Utara Yang Mengalami Tuna Grahita

Kondisi rumah Janda Satu Anak di Gampong Keutapang Tanah Pasir Aceh Utara
Janda  Satu Anak yang mengalami Keterbelakangan Mental yang kondisinya sangat memprihatinkan

KBRN, Aceh Utara  : Khalidah (52) janda satu anak yang mengalami tuna grahita (keterbelakangan mental) asal Gampong Keutapang Kecamatan Tanah Pasir Kabupaten Aceh Utara, kehidupan sangat miris, selain dirinya mengalami tuna grahita Janda ini juga mengalami tuna netra (buta).

Khalidah merupakan seorang janda yang ditinggal meninggal dunia suaminya sejak 10 tahun lalu, saat ini Ia tinggal bersama anaknya Maulidin (17) di sebuah rumah gubuk berukuran 4 meter x 4 meter yang dibangun dengan swadaya masyarakat setempat, yang berdinding ayaman bambu, berlantai tanah dan beratapkan rumbia .

Meskipun kondisinya keterbelakangan mental dan kondisinya ekonominya sangat memprihatinkan ia tidak pernah menjadi peminta-peminta (pengemis) serta mengganggu orang lain, ia tetap semangat menjalankan ibadah puasa meskipun makan dengan apa adanya.

Salah seorang tetangganya Nuraini kepada RRI mengatakan, sejak kondisi  Khalidah kurang sehat  dan  bisa melihat lagi, untuk kebutuhan  hidup dan kesehariannya anaknya Maulidin  yang menjadi tulang punggung, yang sehari-hari sebagai pemanjat kelapa.

“Kadang-kadang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mendapatkan bantuan dari tetangga, seperti makanan, beras, uang dan lain-lain, karena tidak ada penghasilan lain,”kata Nuraini dibenarkan tetangga lainnya.

Sementara Geuchik Gampong Keutapang, Ichsan saat dikonfirmasi RRI menyebutkan Khalidah yang tidak punya keluarga kecuali anak, merupakan salah warganya yang mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH), dengan mendapatkan BNT itu bisa membantu  meringankan kehidupan bersama anaknya .

“Rumah gebuk berukuran 4 meter x 4 meter yang di tempatnya mereka, merupakan rumah yang dibangun melalui swadaya masyarakat Gampong Keutapang, sedangkan rumah sebelumnya sudah ambruk,”kata Ichsan, Jumat (7/5/2021).

Geuchik mengatakan kondisi Khalidah tidak bisa melihat, selama bulan puasa ini dan atas inisiatifnya setelah lebaran Idul fitri nanti akan dibawa berobat ke Rumah Sakit Umum  (RSU) Cut Meutia Aceh Utara.

“Saya Sudah koordinasi dengan puskesmas Tanah Pasir, agar bisa mendapatkan pelayanan medis maksimal atas mata nya yang secara tiba sakit dan tidak bisa melihat lagi, harus dibawa ke RSU Cut Meutia, dengan harapan matanya itu bisa disembuhkan, “harapnya.

Demikian sepenggal kisah kehidupan Khalidah (52) tahun janda  satu anak yang mengalami tuna grahita (keterbelakangan mental) asal Gampong Keutapang Kecamatan Tanah Pasir Aceh Utara, yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Dan sangat membutuhkan bantuan dan perhatian dari pemerintah  serta para dermawan untuk biaya hidup/ semoga  dibulan suci Ramadhan penuh berkah ini, pintu hati kita terketuk untuk berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan iuran tangan kita .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar