Delapan Gampong Ajukan Pencairan BLT DD Tahap I, Perjiwa Rp300 Ribu

KBRN, Lhokseumawe: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Kota Lhokseumawe meminta aparatur gampong untuk segera mengajukan pengamperahan Anggaran Dana Desa (DD) tahap I tahun 2021.

Dikatakan Kepala Dinas (Kadis) DPMG Kota Lhokseumawe, Bukhari Syamruh, hingga pertengahan Januari ini baru 8 Gampong (Desa) yang sudah mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lhokseumawe dan sedang proses menunggu pencairan.

Wilayah Kecamatan Banda Sakti Gampong Teumpok Teungoh, Gampong Lancang Garam, Kecamatan Muara Dua Gampong Cot Girek Kandang, Kecamatan Blang Mangat ada gampong Seuneubok, Kecamatan Muara Satu gampong Padang Sakti, Blang Naleung Mameh dan Meuria Paloh.

"Jadi sudah ada 8 gampong yang baru mengajukan proses pencairan Dana Desa tahap pertama untuk tahun ini. Gampong-gampong yang lain kita minta segera menyusul", kata Bukhari kepada RRI, Jum'at (21/1/2021).

Ditambahkan Bukhari, kendatipun batas waktu pencairan tahap pertama hingga maret mendatang namun bila dapat diproses sebelum maret akan lebih baik sebab Bansos Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa juga dapat segera diberikan lagi kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Tahun ini sesuai yang diatur oleh Peraturan Menteri Desa (Permendes) terdapat tiga hal pokok yang menjadi kewajiban masing-masing gampong dalam mengelola anggaran dana desa.

"Pertama untuk pemulihan ekonomi, penanganan desa sesuai dengan prioritas nasional, kemudian yang ketiga menyangkut adaptasi kebiasaan baru ditengah pandemi Covid-19. Yang mana kita lihat kondisi hari ini walaupun ada tiga prioritas tersebut, desa-desa yang ada di Kota Lhokseumawe ini sepertinya lebih fokus untuk pemberian BLT DD", ujarnya lagi.

BLT DD Masing-masing warga nantinya dianggarkan sebesar Rp 300 ribu perjiwa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00