Sulit Pemasaran, Pemda Upayakan Legalitas Label Halal Pisang Sale

KBRN Aceh Utara: Menanggapi keluhan sulitnya mendapatkan bahan baku ditengah keterbatasan Modal dan sulitnya pemasaran dihadapi pelaku usaha pisang sale, Pemerintah Daerah Aceh Utara melalui disperindakop, terus mencoba melakukan pembinaan dan pengembangan Usaha ditekuni masyarakat.

Kepala Disperindakop dan UKM  Aceh Utara melalui bidang Penyuluhan Perindustrian  Mulyani mengatakan, dalam melakukan pembinaan dan mendapatkan kegelitas Produk tersebut dikatakan Mulyani, Pihaknya juga masih mencari terobosan baru untuk menciptakan Produk Pisang salee yang lebih efektif.

“Kami dari pemerintah daerah siap memfasiliasi , Cuma untuk sementara kita masih melakukan pembinaan dan pengembangan uasaha, karena produksi pisang salee ini masih sangat Tradisional y,  kita belum mendapatkan legelitas halal sehingga kita perlu lakukan perbaikan,”

Sedangkan untuk mendapatkan legelitas merek Produk halal dikatakan Mulyani bidang penyuluhan Desperindakop dan UKM akan diupayakan melalui pembenahan dan pengembangan usaha.

“Untuk lebel merek nya akan kita mulai dari legalitas halal sehingga kita memperbaiki Produk,  terutama untuk melakukan pengemasan produk yang bagus Higienis yang dinilai bisa menarik minat konsumen” Kata Mulyani Bidang Penyuluhan Perindustrian (Depserindakop dan UKM ) Aceh Utara.

Sejuah ini dikatakan Mulyani dari pembinaan dilakukan Pemerintah disebutkan masih terdapat dua lokasi usaha, yakni penghasil makanan Khas pisang salee didesa Geudumbak kecamatan langkahan dan Gampong Matang Teungoeh Selatan yang diproduksi secara Manual dan tradisional.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar