Awal Tahun 2022, Sejumlah Barang Komoditi di Ljokseumawe Mengalami Lonjakan Harga  

rri.co.id

KBRN, Lhokseumawe; Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop UKM) Kota Lhokseumawe, melalui Kasi Bimbingan Usaha dan Kerjasama Perdagangan, Rahmat mengatakan. Berdasarkan pemantauan harga barang Komoditi yang di lakukan pihaknya di lapangan, sejumlah barang Komoditi mengalami peningkatan harga.

Menurutnya, meskipun secara umum harga barang kebutuhan Masyarakat di Daerah ini dinilai masih Stabil, namun banyak juga barang Komoditi yang mengalami peningkatan harga bila di bandingkan dengan penurunan harga.

“Adapun Barang-barang Komoditi yang mengalami peningkatan harga yaitu Beras Medium naik 20 persen, harganya di pasar menjadi Rp. 10.000-10.200 Perkilogram. Minyak Goreng Curah naik 5 persen, harganya di pasar menjadi Rp. 19.500-10.000 Perkilogram. Daging Ayam Broiler naik 6,25 persen, harganya di pasar menjadi Rp. 33.000-34.000 Perkilogram. Daging Ayam Kampung naik 11,11 persen, harganya di pasar Rp. 48.000-50.000 Perkilogram.” Ungkap Rahmat kepada RRI, Senin (03/01/22).

Selanjutnya Ikan Tongkol naik 20 persen, harganya di pasar Rp. 41.000-42.000 Perkilogram. Ikan Kenbung naik 11,11 persen. harganya Rp. 48.000-50.000 Perkilogram. Bawang Merah naik 7 persen, harganya Rp. 28.000-30.000 Perkilogram. Cabe Rawit naik 12,5 persen, harganya dipasar Rp. 43.000-45.000 Pekilogram. Cabe Hijau Besar naik 25 persen, harganya menjadi Rp. 18.000-20.000 Perkilogram.

“Kemudian Kentang naik 25 persen, harganya di pasar menjadi Rp. 9.000-10.000 Perkilogram. Tomat Medan naik 20 persen, harganya Rp. 9.000-10.000. Tomat Lokal naik 14,28 persen, harganya Rp. 7.000-8.000 Perkilogram. BBuncis naik 42,85 persen, harganya menjadi Rp. 18.000-20.000. dan Wortel naik 50 persen dari minggu sebelumnya, sehingga harganya di pasar menjadi Rp. 8.000-9.000 Perkilogram.”Terang Rahmat.

Sementara itu barang Komoditi yang mengalami penurunan harga Masing-masing Cabe Merah Besar Keriting turun 18,18 persen dari Minggu sebelumnya, harganya di Pasar menjadi Rp. 16.000-18.000 Perkilogram. Biji Pinang Bulat turun 16,66 persen, harganya menjadi Rp. 14.000-15.000 Perkilogram. Dan Biji Pinang Belah turun 11,76 persen, sehingga harganya turun menjadi Rp. 14.000-15.000 Perkilogram. Tambah Rahmat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar