Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe Gelar "Festival Meurah Silu"

KBRN,Lhokseumawe : Festival “Meurah Silu” yang berlangsung di Taman Hutan Kota Langsa adalah sebuah festival membangkitkan ekonomi dan kebudayaan daerah pesisir laut dan pegunungan,dihadiri 10 Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota wilayah kerja BI Lhokseumawe.

Kepala BI Lhokseumawe, Yokon Afrinaldo, Rabu (22/9/2021) mengatakan bahwa festival ini terlaksana atas dasar sejarah Kerajaan Islam Samudera Pasai.

“Meurah Silu merupakan Sultan Malik As-Shalil merupakan Salah seorang tokoh terpenting dalam sejarah Islam di Asia Tenggara. Sultan Malik As-Shalil bergelar yaitu raja yang shalih. Beliau merupakan seorang yang pantas menjadi seorang sultan yang besar karena memiliki kepribadian agung, berpengaruh dan inisiatif” ungkap Yokon.

Selain itu, festival ini merupakan festival ekonomi digital terhadap keuangan yang bersinergi dalam bentuk perkembangan Nasional wisata. Ini sebagai pintu kebangkitan pertumbuhan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19.

Pada pembukaan festival ini kemarin, BI melaunching beberapa program terbaru berbasis digital. Salah satunya Website Acehget.com. Website ini sebagai sarana promosi penjualan bagi UMKM binaan BI Lhokseumawe untuk mendapatkan pasar lebih luas dan berintegritas. Sebab, peran UMKM menjadi sangat krusial dalam membangkitkan ekonomi di tengah pandemi saat ini.

“Kami selaku Bank Indonesia bersama Bank Syariah Indonesia dan Bank Aceh Syariah berkomitmen mendukung biaya pembinaan UMKM demi pertumbuhan ekonomi daerah kita” ujar Yokon.

Seluruh Rangkaian acara dikemas menjadi begitu apik oleh panitia, termasuk menghadirkan booth hasil kerajian UMKM 10 Kabupaten wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Lhoksemawe.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00