Pemkab Aceh Utara Akan Bayar Tunggakan Listrik di APBK-P 2020

KBRN, Aceh Utara : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara akan membayar tunggakan tagihan rekening listrik kepada PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh UP3 Lhokseumawe setelah dilakukan perubahan anggaran APBK tahun 2020.

Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib, melalui Plt Sekdakab, Ir Risawan Bentara menyebutkan, pembayaran tunggakan listrik di APBK-P  sudah dibicarakan dengan para manager dan supervisor PT PLN UP3 Lhokseumawe, saat rapat akhir Juni 2020 lalu dan sudah ada item-item kesepakatan yang telah dicapai.

“Jika anggaran APBK-P 2020 tidak cukup, maka pembayaran tunggakan tersebut akan dilanjutkan melalui APBK 2021, karena sudah berkomitmen menyelesaikan semua tunggakan tagihan itu, baik tunggakan PJU (Penerangan Jalan Umum) maupun tagihan rekening listrik kantor Bupati.”terang Risawan, Jum’at (7/8/2020).

Menurut Risawan, Pemkab Aceh Utara abaikan terhadap tunggakan tersebut. Sebab kebutuhan listrik sangat vital bagi keberlangsungan operasional kantor-kantor pemerintah. Beberapa saat saja jika listrik mati, maka layanan perkantoran langsung lumpuh.

“Sebab itu, kami sangat apresiasi atas kinerja manajemen PT PLN Lhokseumawe selama ini yang telah membantu keberlangsungan operasional kantor-kantor pemerintah di Aceh Utara melalui ketersediaan listrik yang memadai, kami berharap pihak PLN bisa memberikan kelonggaran waktu untuk kita melunasinya, paling lambat pada September nanti, setelah perubahan Qanun APBK 2020,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, menunggak tagihan rekening listrik selama tiga bulan terakhir kepada PT PLN-UIW Aceh UP3 Lhokseumawe sebesar Rp 1.222.868.907.

Tunggaka terbesar di Kantor Bupati Aceh Utara di Lhokseumawe, Rp1.102.316.514, disusul kantor Bupati Baru di Lhoksukon, Rp 46.000.632, kemudian di kantor DLHKP Rp 6.136.688, Kantor Keuchik Tanjong DR, Rp 163.625,  Kantor BPBD Aceh Utara, Rp 10,890.414, Kantor IPLT DLHK, Rp 2.732.534, Rumah Sakit Pratama Rp 42.588.000, dan Instalasi Farmasi Kesehatan Rp 12.040.500,.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00