Heboh, Kebakaran Besar Pasar Inpres Ada Udang Dibalik Batu

KBRN, Lhokseumawe: Dua hari pasca peristiwa kebakaran hebat di pasar Inpres Kota Lhokseumawe, Kamis 09 Juli 2020 pukul 01.30 WIB, para pedagang sudah membersihkan Lapak dan Kiosnya kemudian kembali berjualan seperti biasa di lokasi yang terbakar itu.

Pantauan RRI, Sabtu (11/07/2020) pedagang Sayur dan Rempah-Rempah memasang tenda di lapaknya yang terbakar. Transaksi jual beli di pasar tersebut berjalan normal meski baru sebagian kecil para pedagang yang berjualan.

Sementara pihak Kecamatan yang dipimpin Camat Bakhtiar sudah melakukan pendataan ulang terhadap lapak dan Kios yang terbakar. Dimana hasil pendataan tim Kecamatan Banda Sakti itu, lebih dari 400 lapak dan Kios milik pedagang terbakar.

Penyebab kebakaran itu sejauh ini masih diduga karena Korsleting Listrik yang berasal dari salah satu kios milik pedagang Bawang.

"Kronologis kejadian berawal seorang pedagang pasar inpres atas nama Halimah (51) melihat asap dan api keluar dari Kios milik Hasanuddin (35) pedagang Bawang di pasar tersebut", ujar Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, melalui Kasubag Humas, Salman Alfarisi, dalam press releasenya kepada awak media.

Akan tetapi sejumlah pedagang pasar inpres menyakini, ada hal yang ganjil dalam insiden kebakaran tersebut. Tapi, mereka belum mengetahui apa yang sesungguhnya menjadi pemicu kebakaran yang meratakan lebih dari 400 bangunan lapak dan Kios.

"Oleh karena itu, kita selain mempercayakan pengungkapan lebih lanjut kepada aparat kepolisian, para pedagang juga akan membentuk tim independen guna menginvestigasi apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran", tulis Teuku Sofyan perwakilan pedagang pasar inpres Lhokseumawe, di akun facebooknya seperti dikutip RRI.co.id

Keterangan ada keganjilan dibalik peristiwa kebakaran tersebut juga di upload ke Akun Youtube dengan judul " Merasa Ada Yang Ganjil, pedagang pasar inpres Lhokseumawe akan bentuk tim investigasi independen".

Sementara itu berita yang dipublis RRI.co.id berjudul "Walikota Tawarkan Solusi Pindah ke Pasar Induk Loskala" dan di share ke Akun Facebook RRI Lhokseumawe mengundang 16 komentar serta 31 kali dibagikan.

Akun Sarjana Tani berkomentar Ada Udang di Balik Batu. 

Akun Deny Fitra YW menyebutnya Dzolim.

Sedangkan Akun Putri Nurhalifah berkomentar Ya Allah, ternyata ada udang dibalik batu. Semoga saja yang membakar itu mendapat ganjaran dunia akhirat. Ngak sayang apa, sama yang berdagang habis kebakaran semua. Sedih lihatnya.

Padahal kantor pemadam kebakaran cuma sejengkal jaraknya, timpal akun Ismail Adha Kesuma. 

Semoga Allah segera membalasnya, jawab Akun Teuku Sofyan Atjeh menimpali komentar para Facebooker lainnya itu. 

Serta masih banyak lagi komentar lainnya di berita RRI.co.id tersebut yang tulis dalam bahasa Aceh yang intinya menyakini ada keganjilan dalam insiden kebakaran di pasar Inpres Lhokseumawe. Nah!

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00