Suasana Ziarah Kubur Hari Raya Ditengah Pandemi Corona

LHOKSEUMAWE - Ziarah Kubur anggota keluarga yang telah tiada, menjadi salah satu aktivitas warga masyarakat Kota Lhokseumawe dan sekitarnya di Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah hari pertama.

Biasanya tradisi ziarah kubur ini akan dilakukan warga selama tiga hari selama hari raya.

Pantauan RRI, Minggu (24/05/2020) lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kuta Blang Kota Lhokseumawe banyak dikunjungi peziarah.

Tanpa mengkhawatirkan suasana pandemi Covid-19, Warga berduyun - duyun mendatangi TPU Kutablang Lhokseumawe. Ada yang menggunakan masker pelindung namun banyak juga yang tidak memakainya.

"Gimana ya, saya agak risih kalau pakai masker, karena agak susah bernafas sih", ucap Samsul Bahri, salah satu peziarah kepada RRI, sembari tertawa.

Dia mengaku, menziarahi kuburan kakeknya yang sudah lama meninggal dunia.

Berbekal beberapa timba berisi air bercampur bunga-bunga, Samsul Bahri memasuki lokasi pemakaman bersama anak, istri, dan anggota keluarga lainnya.

Selesai membaca surat yasin, mengirim Al-Fatihah, kemudian tahlil dan tahmid, lalu ditutup dengan membasuh muka dengan air bercampur bunga yang dibeli dari penjual di lokasi TPU seharga Rp 5 ribu pertimba.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00