Tim Gugas Covid-19 Aceh Utara Batasi Ruang Gerak Warga di Tempat Umum

KBRN, Lhokseumawe : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, mengeluarkan surat larangan tentang pembatasan ruang gerak di tempat umum dan penutupan sementara tempat  keramaian untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi meluasnya penyebaran Virus Corona (COVID-19).

Surat larangan tersebut tertuang dalam surat keputusan Bupati Aceh Utara  Nomor 360/184/2020. Tentang Penetapan Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Virus Corona Discase (Covid-19) di Kabupaten Aceh Utara agar wabah ini tidak menjadi pandemi.

Ketua gugus tugas percepatan penanganan virus corona (COVID-19) Aceh Utara Abdul Aziz kepada sejumlah wartawan mengatakan dalam surat keputusan tersebut diminta kepada pemilik tempat usaha di Aceh Utara untuk menutup sementara empat-tempat keramaian, wahana permainan, warnet dan tempat wisata sampai batas waktu pemberitahuan selanjutnya.

"Khusus untuk warung kopi, cafee dan rumah makan/restoran hanya melayani, pembelian antar jemput,  larangan itu setelah disepakati dengan Forkopimda  Aceh Utara, guna meminimalisir penyebaran virus Corona (COViD-19) dan Satpol PP dibantu pihak Polri akan melakukan pengawasan terkait surat dikeluarkan Bupati, "terang Abdul Aziz. Rabu (25/3/2020). 

Disebutkan, surat larangan itu akan disebarkan atau di edarkan kepada masyarakat maupun kepada pemilik tempat usaha yang ada di Kabupaten Aceh Utara, Jika ada pemilik usaha tidak mematuhi surat larangan tersebut akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku .

"Khusus untuk ASN dan tenaga kontrak, jika kedapatan berkumpul di tempat keramaian, seperti yang disebutkan dalam edaran itu, PNS akan diberikan sanksi tegas diantaranya pemotongan tunjangan pengawai kerja (TPK) mencapai 100 persen, sedangkan untuk tenaga kontrak akan saksi berupa pemutusan kontrak kerja,"tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00