Pemkab Aceh Utara Siapkan Dana 2 Milyar Tangani COVID-19

KBRN, Lhoksukon : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, akan menyiapkan anggaran  darurat bencana sebesar Rp 2 miliar untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID–19. Dana sebesar Rp 2 miliar tersebut akan digunakan untuk seluruh keperluan mendesak tim medis di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM).

Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib melalui kabag humas Andre Prayuda kepada RRI mengatakan, Anggaran tersebut dialihkan dari dana alokasi khusus fisik dan non-fisik di Dinas Kesehatan Aceh Utara,

“Saat ini tim sedang berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKPD) dan  melakukan konsultasi ke Pemerintah Provinsi Aceh agar penggunaannya tidak bermasalah nantinya.”kata Andre.

Dikatakan, dana tersebut akan digunakan untuk sejumlah kebutuhan mendesak terkait dengan penangkalan penyebaran virus corona atau COVID-19, baik untuk Dinas Kesehatan, Puskesmas, maupun untuk RSUD Cut Meutia.

“dana itu akan digunakan membeli pengadaan alat pelindung diri (APD) petugas medis. Kemudian, untuk pengadaan masker, sterilizer, pengadaan disinfektan untuk penyemprotan, serta untuk biaya sosialisasi dan promosi kesehatan. Selain itu digunakan untuk memantau orang dalam pemantauan (ODP), dan pasien dalam pengawasan (PDP).”terangnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Amir Syarifuddin, SKM, menyebutkan, pihaknya sangat membutuhkan bantuan dari semua pihak dalam menangkal penyebaran virus COVID – 19 ini, dan masyarakat diminta untuk benar-benar menaati setiap himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Terutama untuk mengkarantina diri selama 14 hari.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi-informasi yang tidak jelas, khususnya terkait virus COVID-19, sehingga dapat memancing kegaduhan di tengah masyarakat.”terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00