Soal Puskesmas Terbengkalai, Kejari Aceh Utara Akan Investigasi

KBRN, Lhoksukon :  Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, akan segera melakukan investigasi dan menelusuri terkait pembangunan gedung  rawat inap Puskesmas yang berada di Gampong Lhok Iboeh, kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara , karena gedung yang dibanguan dengan dana APBN tahun 2010 hingga saat ini belum difungsikan atau terbengkalai.

Kepala Kejari Aceh Utara, Pipuk Firman Priyad MH menyebutkan, timnya akan menelusuri akar permasalahannya bagaimana pendanaannya, pembagunannya, termasuk kabarnya belum dan pemeliharaan bagaimana serta infrastruktur pendukung sudah dilengkapi apa belum.

“Langkah yang dilakukan oleh ketua Komisi III DPRK Aceh Utara  Razali Abu, bersama anggota Komisi III DPRK, sangat tepat sesuai dengan fungsinya. Kami sangat mendukung dengan yang dilakukannya mereka, karena dengan dilakukan peninjauan tersebut mereka sudah menjalankan fungsi dan kewajiban mereka sebagai wakil rakyat,”terang Pipuk Firman Priyad, Senin (23/3/2020).

Menurut Kajari Aceh Utara, dirinya mengatahui gedung rawat inap Puskesmas Baktiya Barat terbengkalai dari pemberitaan sejumlah media, terkait gedung puskesmas belum di fungsikan akan meminta keterangan sejumlah pihak terkait dan sekalian data-data lainnya kenapa gedung rawat inap itu terbengkalai.

“Ini dapat menjadi pelajaran untuk SKPK Aceh Utara, Jika ada aset-aset produktif supaya ditata dan dimanfaatkan untuk agar dapat menghasilkan dan meningkatkan pendapatan anggaran daerah (PAD) daerah setempat.”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00