TNI AL dan KSOP Lhokseumawe Masih Kawal Yacht Mewah Terdampar

KBRN, Lhokseumawe: Pihak TNI AL dari Markas Komando Pangkalan Angkatan Laut (Mako Lanal) Lhokseumawe, bersama Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat, hingga Kamis (23/01/2020) masih mengamankan satu unit Yacht Mewah (Kapal layar) di Pelabuhan Umum Internasional Krueng Guekueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Pasca terdampar sekitar 15 mil di perairan Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu, 11 Januari 2020, dan ditemukan oleh kalangan nelayan setempat, Yacht mewah yang dilengkapi sistem kemudi Autopilot ini, masih dalam pengawasan pihak TNI AL dan KSOP.

Baca Juga: LANAL Lhokseumawe Perkirakan Yacht Mewah Tanpa Awak Hanyut 

Baca Juga: Kapal Yacht Mewah yang Terdampar di Aceh Utara Ternyata Dilengkapi Kemudi Autopilot

Sedangkan pemiliknya yang kemudian diketahui bernama Peter Jeremy Daviv berkebangsaan Inggris, sudah pernah datang ke Lhokseumawe menjenguk fisik kapal miliknya dan membawa original bukti kepemilikan.

Sementara dokumen kepemilikan sudah diserahkan ke Kementerian Perhubungan oleh pihak KSOP Lhokseumawe untuk proses verifikasi baik dalam bentuk Softcopy maupun Hardcopy.

"Proses verifikasi dokumen masih berjalan pak. Saya juga masih menunggu hasilnya", ungkap Koordinator Keselamatan Berlayar Kantor KSOP Lhokseumawe, Yusriadi, Kamis, 23 Januari.

Baca Juga: Serah Terima Yacht Tunggu Verifikasi Kepemilikan dari Kemenhub RI 

Yusriadi juga mengemukakan, Peter Jeremy Daviv juga akan kembali ke Lhokseumawe dalam waktu dekat ini. "Pemiliknya katanya mau ke Lhokseumawe lagi. Tapi positif atau tidak, saya ngak tau", pungkasnya.

(Ket.Foto: Peter Jeremy Daviv, pemilik Yacht mewah ketika datang ke Lhokseumawe mengecek kondisi kapal miliknya pasca terdampar diperairan Aceh Utara)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00