Peletakkan Batu Pertama Panti Rehab Narkoba

Peletakan batu pertama pembangunan Panti Rehabilitasi Narkoba (foto/ist).

KBRN, Lhokseumawe : Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya melakukan peletakan batu pertama pembangunan panti  rehabilitasi untuk pecandu Narkotika  berbasis dayah berada di Pendopo Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i Gampong Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Jumat (20/5/2022).

Pembangunan panti rehabilitasi Narkoba ini, bekerjasama dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe dan YPAI Darul Mukminin Nusantara Aceh Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i, Sedangkan prosesi pesijuek (tepung tawar) dilakukan langsung oleh Abon Paloh Bate, turut dihadiri unsur Forkopimda setempat dan Sejumlah pejabat lainnya serta pimpinan BUMN.

Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya dalam kata sambutannya sangat mendukung kehadiran panti rehabilitas untuk pecandu narkoba, dan beberapa tahu lalu Lhokseu telah dinobatkan sebagai  kota Tarbiyah, maka dengan ada panti rehab ini dapat menyelamatkan para generasi penerus.

“Pemerintah Lhokseumawe sangat mengharapkan panti rehab ini cepat selesai, meskipun tahap awal anggarannya dari sejumlah donatur dan dana CSR, kita  harapkan kedepan siapapun yang jadi pemerintahan bisa berupaya menganggarkan di APBK Lhokseumawe maupun APBA, karena panti rehabilitas ini akan dijadikan rumah sakit narkoba,”kata Suaidi Yahya.

Kepala Kejari Lhokseumawe, Mukhlis mengatakan, dengan adanya panti rehabilitasi narkoba ini, ke depan untuk perkara yang pecandu narkotika yang bisa direhabilitasi yaitu tersangka yang melanggar Pasal 127 ayat (1) UU Narkotika yang merupakan penyalahgunaan akan dilakukan pembinaan dengan dibekali ilmu agama dan lainnya.

“Kita akan melakukan pola syariah sesuai dengan pola rehabilitasi yang terstruktur, artinya kita akan melibatkan BNN, petugas kesehatan, Kepolisian dan sejumlah Instansi lainnya, Namun yang mendapat rehabilitasi ini hanya yang memenuhi syarat, dan tidak  termasuk pengedar, “terangnya.

Sementara ketua panitia pelaksana,  merupakan camat Muara Dua, Heri Maulana  mengatakan hadirnya panti rehabilitasi narkoba di pendopo Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i tujuannya untuk  membina moral dan akhlak serta membangun kesadaran para penyalahgunaan narkoba mereka akan  dibekali dengan ilmu pengetahuan ke keagamaan.

“Saat ini ada seribuan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i  sebagian jamaah yang pernah candu narkoba, sejak bergabung dengan pengajian sudah kembali ke jalan yang benar atau sudah merasakan terangnya lampu di sini sehingga bisa memberikan edukasi kepada pecandu lainnya,  bahkan sudah melakukan syiar di seluruh Kecamatan ada tempat tinggal masing-masing,"pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar