Masyarakat Seunuddon Aceh Utara Minta Dibuka Unit Layanan BAS

Tokoh masyarakat Seunuddon temua wakil Bupati terkait Permintaan Unit layanan Bank

KBRN, Aceh Utara : Masyarakat Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara, Selasa (7/12/2021), menemui Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, untuk merekomendasikan agar dibukanya unit layanan Bank Aceh Syariah (BAS) di Kecamatan itu untuk memudahkan masyarakat dalam transaksi keuangan.

Karena selama ini masyarakat Seunuddon terpaksa harus ke Kota Pantonlabu, kecamatan Tanah Jambo Aye, yang jaraknya sekitar 15 Km untuk urusan perbankan, sehingga merepotkan masyarakat dan harus menyisihkan waktu yang cukup lama menempuh jarak untuk mendapatkan layanan bank.

Dalam pertemuan itu turut hadir Camat Seunuddon Muslim Araly, SSos, Ketua Forum Geusyik Seunuddon Safril , Imum Mukim Tgk Zulkarnaini dan tokoh masyarakat setempat.

Camat Seunuddon Muslim Araly, menyebutkan, dengan melihat potensi ekonomi masyarakat Seunuddon tentu sangat layak adanya unit layanan perbankan di sana, misalnya potensi, pertanian, perikanan, baik perikanan tambak maupun perikanan laut, di mana setiap hari transaksinya cukup besar, bahkan sudah lama lama menginginkan dibukanya unit layanan perbankan, tapi hingga sekarang belum terwujud.

“Kami sudah menemui Pimpinan Cabang Bank Aceh di Lhokseumawe, sekaligus membawa surat dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat Seunuddon, saat menemui pihak pimpinan Cabang Bank Aceh sangat responsif dan menyambut positif keinginan masyarakat Seunuddon, dengan harapan cepat terealisasi,”pintanya.

Sementara Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf mengatakan pihaknya sangat mendukung harapan masyarakat untuk dibukanya layanan Bank Aceh Syariah di Kecamatan Seunuddon. Saat ini sebagian besar kecamatan di Aceh Utara telah memiliki layanan BAS, baik berupa Kantor Cabang Pembantu (KCP) maupun Paymen Poin.

“Sangat layak dibuka satu unit Kantor Cabang Pembantu (KCP) mengingat besarnya transaksi keuangan oleh masyarakat setempat. Potensi perikanan dan pertanian di sana merupakan salah satu lumbung pangan bagi Aceh Utara dan peluang ini harus dimanfaatkan oleh Bank Aceh yang merupakan bank milik kita, milik Pemerintah Aceh,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar