FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Ternyata Lhokseumawe Hanya Memiliki Satu Pos Air Damkar

KBRN, Lhokseumawe: Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe, Hanirwansyah, menyampaikan, bahwa pihaknya masih kekurangan cadangan sumber pengambilan air (Pos Air) dalam hal Percepatan Penanggulangan Bencana Kebakaran.

"Kita masih butuh pos air di kawasan Kecamatan Banda Sakti dan Blang Mangat. Karena pos air saat ini baru ada di Kecamatan Muara Dua yakni di Kantor Damkar kawasan Cunda", terang Hanirwan kepada RRI, Selasa (30/11/2021).

Disamping kebutuhan Pos Air, pihaknya juga masih kekurangan Pos Armada untuk kawasan Kecamatan Banda Sakti dan Blang Mangat.

Masih mengenai Pos Air, cadangan sumber air yang dimiliki saat ini hanya cukup untuk sekali penyedotan ke dalam Truk Damkar yang berkapasitas tampung 4-5 Ton air.

"Jika ada kebakaran besar, ini kami agak kebingungan mencari sumber air yang terdekat untuk penyedotan yang kedua dan seterusnya", katanya lagi.

Untuk saat ini, BPBD memiliki 6 (Enam) unit armada Damkar, 1 (Satu) unit Jeep Fire, dengan jumlah personil sebanyak 98 orang yang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL).

Berstatus PNS 30 (Tiga puluh) orang, Non PNS Grade C dan B sebanyak 21 (Dua Puluh Satu) orang, sehingga total sebanyak 51 (Lima Puluh Satu) orang.

Selain itu, seluruh Truk Damkar yang ada saat ini usia pakai sudah mencapai 8 (Delapan) tahun hingga 12 (Dua Belas) tahun. Hanya 2 (Dua) unit yang tergolong armada baru yakni pembelian tahun 2018 dan tahun 2020. Harga masing-masing saat pembelian mencapai Rp 1,9 Milyar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar