Sosialisasi Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji di Gelar di Aceh Timur

KBRN,Aceh Timur : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) melaksanakan sosialisasi Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

Acara tersebut dilaksanakan selama sehari penuh di Aula lantai dua kemenag Aceh Timur dan dibuka secara resmi oleh kepala kantor kemenag Aceh Timur H.Salman S.Pd,M.Ag pada Kamis (21/10/2021.

Dalam sambutan dan arahannya H.Salman menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini agar tersosialisasikan informasi terbitnya regulasi baru penyelenggaraan ibadah haji regular dan terwujudnya pemahaman terhadap isi PMA 13 Tahun 2021.

Lebih lanjut H.Salman menyampaikan bahwa  Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2021 tersebut mengatur tentang pendaftaran,Pembatalan Kuata haji, pembinaan Jamaah haji. 

Hal itu disampaikan orang Nomor satu dilingkungan kemenag Aceh Timur dihadapan para kasi dan peyelenggara serta Kepala KUA Kecamatan dan Peyuluh Agama Islam Fungsional pada acara sosialisasi PMA Nomor 13 Tahun 2021.

Dalam kesempatan yang sama Kasi PHU kemenag Aceh Timur Drs.H.muzakir MA menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah tersosialisasikannya informasi terbitnya regulasi baru Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler. 

“Kedua, terwujudnya pemahaman terhadap isi PMA 13 Tahun 2021, dengan adanya beberapa perbedaan ketentuan antara PMA terdahulu dengan PMA 13 Tahun 2021,” ujar H.Muzakir.

Dalam Sosialisasi ini, Muzakir juga menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi ini selain menyampaikan kebijakan-kebijakan terkait Penyelenggaraan Haji dan Umrah Tahun 2021, juga sebagai kunjungan silaturahmi Bersama Kepala KUA Kecamatan dan Peyuluh Agama Islam Fungsional paska dirinya dilantik sebagai Kasi PHU pada 07 september 2021 yang lalu yang menggantikan Muhammad Mansyur S.Sos.I MA. 

Kemudian, H.muzakir juga menyampaikan bahwa pendaftaran Haji tetap dibuka sepanjang tahun dan masa tunggu haji sekarang untuk Provinsi Aceh adalah 32 Tahun, oleh karena itu diharapkan bagi masyarakat yang sudah mampu untuk melaksanakan Ibadah haji agar dapat segera mendaftar Ibadah Haji melalui Seksi PHU Kantor kemenag Aceh Timur.

Terakhir muzakir menyampaikan bahwa Jamaah Haji yang meninggal dan mempunyai riwayat sakit permanen, dana Haji nya  bisa diambil kembali dengan syarat-syarat dan ketentuan yang berlaku dan juga bisa dilakukan Pelimpahan Porsi kepada ahli waris Jamaah Haji yang meninggal tersebut.Tukas Muzakir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00