BPMA : Aceh Punya 700 Sumur Tua Bekas Galian Migas Oleh Belanda

KBRN, Lhokseumawe : Provinsi Aceh ternyata memiliki 700 lebih sumur tua bekas galian minyak dan gas sejak peninggalan Belanda. Sejauh ini sumur tua Migas itu berada diluar area bebas dilingkungan masyarakat, dan hal itu membutuhkan pengawasan ekstra oleh Pemerintah serta aparat penegak hukum. Demikian Kepada RRI bagian Humas Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Ahkyar Rasidi Selasa (22/06/21) menjelaskan.

"Menurut data dari Pusdatin, Aceh pernah punya 700 lebih sumur Migas yang saat ini terbiarkan begitu saja ditengah lingkungan masyarakat", jelasnya

"Meskipun sumur tua tersebut sudah diamankan dengan berbagai alat pengamanan industri Migas, namun tetap saja rawan dan bisa kembali digali oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang akan mengakibatkan semburan seperti yang sering terjadi dibeberapa daerah di Aceh", tambahnya.

Dalam hal ini Akhyar Rasidi berharap kepada Pemerintah Provinsi Aceh dan daerah harus melakukan penjagaan dan pengamanan terhadap 700 sumur tua bekas galian Migas, supaya tidak salah dimanfaatkan oleh orang yang hendak menggali atau merusak tutupan sumur Migas yang telah disgel dengan smenting.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00