Ini Alokasi Jatah Pupuk Urea Bersubsdi Tahun 2021 Untuk Aceh

KBRN, Aceh Utara : Sesuai SK Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh Nomor 820/01/VI-1 tanggal 04 Januari 2021 Provinsi Aceh mendapat alokasi pupuk urea bersubsidi sebesar 76.006 ton, ada penambahan alokasi pupuk urea bersubsidi sebesar 7.046 ton atau 10,21 % dibanding tahun 2020 dengan rincian sbb,:

Kabupaten Aceh Selatan 3.000 ton, Aceh Tenggara 6.073, Aceh Timur 6.500 ton, Aceh Tengah 2.100 ton, Aceh Barat 2.000 ton, Aceh Besar 8.042 ton, Pidie 8.000 ton, Aceh Utara 12.000 ton, Simeulue 857 ton, Aceh Singkil 1.550 ton, Bireuen 3.100 ton, Aceh Barat Daya 4.600 ton, Gayo Lues 1.500 ton, Aceh Jaya 2.100 ton, Nagan Raya 3.260 ton, Aceh Tamiang 2.305 ton, Bener Meriah 3.500 ton, Pidie Jaya 2.999 ton, kota Banda Aceh 10 ton, kota Lhokseumawe 160 ton, kota Langsa 550 ton dan Kota Subussalam 1.800 ton,

Direktur Utama PT PIM, Yanuar Budinorman, Rabu (24/02/2021), menjelaskan bahwa PT PIM akan terus berkomitmen untuk pencapaian visi yang telah dicanangkan, yaitu menjadi Perusahaan Pupuk dan Petrokimia yang kompetitif sehingga Demi mencapai cita-cita tersebut, rencana pengembangan telah dicanangkan dan mulai dijalankan satu per satu.

“Pembangunan pabrik NPK yang akan menjadi salah satu produk diversifikasi PIM telah berjalan dan diharapkan dapat menunjang pertumbuhan perusahaan pada tahun 2022,” terang Yanuar.

Yanuar Budinorman menambahkan bahwa PIM juga telah membuka komersialisasi kawasan Iskandar Muda Industrial Area atau IMIA yang bersebelahan dengan pabrik eksisting PIM kepada para investor baik nasional maupun internasional.

“Lahan IMIA sedang dilakukan proses scrapping atau pembongkaran dan terdapat pabrik H2O2 telah disewakan kepada investor untuk meningkatkan pendapatan lain lain perusahaan,” ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00