ACT Luncurkan Gerakan Bangkit Dari Pandemi Covid-19

KBRN, Lhokseumawe: Aksi Cepat Tanggap (ACT) Indonesia Cabang Lhokseumawe, Kamis (15/10/2020) menggelar Konferensi Pers Peluncuran Gerakan Bangkit Bangsaku ditengah Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang bertempat di Kafe SPBU Ayam Pecak Cendana Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Konferensi Pers Peluncuran Gerakan Bangkit Bangsaku yang di inisiasi ACT itu juga melibatkan pembicara masing-masing Hidayatullah (Staff Program ACT Lhokseumawe), Ustadz Abdul Halim, LC, LLM (Pimpinan DTQ Markazul Islami Islamic Centre Lhokseumawe) dan Rozi dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

Menurut Hidayatullah, peluncuran gerakan bangkit bangsaku itu bertujuan untuk menjawab tantangan dan permasalahan ummat pada abad ke-21 ini. Diantaranya bencana alam, bencana sosial kemiskinan hingga bencana wabah virus corona.

Khusus untuk persoalan dampak yang ditimbulkan oleh Pandemi Covid-19 saat ini, ACT dari pusat sampai ke daerah fokus pada program pangan melalui program Lumbung Sedekah Pangan (LSP) dan Lumbung Wakaf Pangan (LWP). 

"Di awal-awal pandemi, kita (ACT-red) sudah melaksanakan operasi makan gratis untuk masyarakat hingga satu bulan dan akan terus kembangkan", tegas Hidayatullah.

Selain itu dipaparkan juga oleh Hidayatullah, ACT Indonesia Juga baru launching program Wakaf Modal Usaha (WMU) untuk masyarakat. 

Tidak hanya itu, pada Sektor pendidikan, ACT fokus pada guru honorer dan bakti dan persoalan yang masih dialami peserta didik melalui program Sahabat Guru Indonesia (SGI) dari pusat sampai ke cabang daerah. 

Sementara Rozi dari MRI menyampaikan, kondisi Pandemi jangan sampai menyurutkan semangat untuk menolong antar sesama.

" Kita tidak ingin rasa empati dan simpati ikut terkarantina dengan musibah yang terjadi. Misalkan sumbangan bukan nilainya tapi walau sedikit namun yang penting semangat berkontribusi untuk bangkit saling menolong", ungkapnya.

Kita harus membangunkan orang sebanyak mungkin menjadi buzzer-buzzer kebaikan, ujarnya lagi.

Sedangkan Pimpinan DTQ Markazul Islami dari Islamic Centre Kota Lhokseumawe, Ustadz Abdul Halim, LC, LLM mengemukakan peluncuran gerakan bangkit bangsaku ini merupakan bahagian dari perbuatan amal yang shaleh. 

"Berbuat kebajikan sebagai hamba Allah SWT", kata Ustadz Abdul Halim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00