Mantan Sekda Aceh Utara Syahbuddin Usman Meninggal Dunia

KBRN,Aceh Utara : Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, Jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sangat berduka atas meninggalnya mantan Sekda Aceh Utara Ir H Syahbuddin Usman, MSi, pada Rabu tengah malam, 10 Agustus 2022.

Penjabat Bupati Aceh Utara Azwardi, AP, MSi, menyatakan turut berbelasungkawa yag mendalam atas kepergian mantan pejabat terbaik di Bumi Malikussaleh itu. “Pemkab Aceh Utara sangat kehilangan atas kepergian orang tua kami Bapak H Syahbuddin Usman, beliau hingga akhir hayatnya masih sering dimintai pendapatnya dan masukan-masukan tentang kebijakan-kebijakan pembangunan di daerah ini,” ungkap Azwardi.

Ir H Syahbuddin Usman, MSi, meninggal dunia Rabu malam, 10 Agustus 2022, pukul 23.45 WIB di RSU Sakinah Lhokseumawe. Jenazah dipulangkan ke rumahnya di Jalan Komplek Perumahan Pemda Gampong Teumpok Teungoh Lhokseumawe, dikebumikan di pemakaman umum Gampong Teumpok Teungoh pada Kamis, 11 Agustus 2022.

Dalam menjalani hari-hari pensiun, beliau selalu terlihat fresh dan cukup aktif bermedia sosial. Namun pada Jumat akhir pekan lalu beliau terpaksa dirawat di rumah sakit karena kesehatannya sedikit drop oleh deraan diabetes. Dalam sepekan terakhir sempat dua kali masuk rumah sakit. Masuk rumah sakit pada Jumat pekan lalu, dan keluar pada Senin. Kemudian masuk lagi pada Selasa, 9 Agustus 2022, hingga Rabu malam. Beliau berpulang pada Rabu tengah malam.

Almarhum Syahbuddin Usman menjadi Sekda Kabupaten Aceh Utara pada masa Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid periode 2007 – 2012. Kemudian berlanjut hingga tahun pertama Bupati H Muhammad Thaib periode 2012 – 2017. Jabatannya sebagai Sekdakab Aceh Utara berakhir pada 31 Agustus 2013 karena memasuki usia pensiun. Jabatan Sekda kemudian diganti oleh Drs Isa Anshari, MM.

Almarhum Syahbuddin Usman baru saja 10 hari lalu merayakan ulang tahunnya yang ke-67 pada 1 Agustus 2022. Beliau adalah putra asli Samalanga, kelahiran 1 Agustus 1955. Di kampungnya beliau kerap disapa sebagai Apa Din. Beliau menempuh pendidikan menengah di STM Negeri 1 Banda Aceh, berlanjut ke Jurusan Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala, dan Jurusan Technical Irrigation di The University of Suwon International College.

Sebelum menjabat sebagai Sekdakab Aceh Utara, Syahbuddin Usman pernah menjadi Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kabupaten Bireuen semasa Pj Bupati Drs Hamdani Raden, kemudian menjadi Kepala Dinas Kimpraswil Provinsi Aceh, Penjabat Bupati Aceh Tamiang, hingga kemudian dipercaya menjadi Sekdakab Aceh Utara sampai memasuki masa purna bakti.

Syahbuddin juga pernah diusul untuk menjadi Pj Bupati Aceh Utara pada awal 2012 untuk mengganti Pj Bupati HM Ali Basyah melalui surat DPRK Aceh Utara Nomor 131/108/2012 yang ditandatangani oleh Pimpinan DPRK Aceh Utara Jamaluddin Jalil, Abdul Muthalib dan Ida Suryana.

Di luar jabatannya dalam pemerintahan, Syahbuddin Usman juga tercatat sebagai pendiri dan anggota Dewan Pembina Yayasan Kesejahteraan Masyarakat Aceh/Panti Asuhan (Yakesma) Banda Aceh, yang selama ini aktif menampung, membina dan melanjutkan pendidikan anak-anak yatim dan anak keluarga kurang mampu.

“Bila beliau datang ke Banda Aceh selalu singgah di Panti Yakesma, beliau sangat akrab dengan seluruh guru, pengasuh, staf dan pengurus di sini,” ungkap Sayuti Muhammad Nur, seorang pengurus Yakesma Banda Aceh.

Dua hari lalu, Syahbuddin Usman masih aktif di medsos facebook. Beliau bahkan memberi komentar cukup bersahaja di akun facebook pada status seorang sahabatnya, Zulfikar Rasyid, yang memposting sejenis makanan dan minuman. Almarhum mengirim stiker orang mengelus perut tanda sangat berselera terhadap makanan tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar