Seminar Inspirasi Umrohku: "Berangkat Dulu Bayar Belakangan"

Calon Jamaah Umroh Sedang Mendengarkan Materi Seminar Inspirasi Umrohku Yang Disampaikan Tour Leader Nasional SAMIRA Travel Indonesia, Novitalia Hidayanti. (Foto: RRI.co.id/Deni Yusman)

KBRN, Lhokseumawe: Sebanyak 150 orang calon Jama'ah Umrah dari Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur dan Aceh Tamiang, Sabtu (21/05/2022) siang, mengikuti seminar "Inspirasi Umrohku" di lantai 2 Taufik Kopi Lhokseumawe.

Seminar tersebut diselenggarakan SAMIRA Travel Indonesia dengan tujuan untuk memudahkan keberangkatan para jamaah yang direncanakan pada Agustus tahun ini.

Selain itu juga untuk meminimalisir resiko penipuan bagi para calon jamaah Umroh.

Tampak hadir juga Prof. Dr. A. Hadi Arifin (Mantan Rektor Unimal), Tgk. Wasly (Owner Kerajinan Peci Aceh), dan para imum gampong dari Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Materi Inspirasi Umroh diantaranya disampaikan oleh Ustadz Fauzi (Motivator), Samsul Bahri (Tour Leader Aceh), dan Novitalia Hidayanti (Tour Leader Nasional).

Samsul Bahri, Perwakilan SAMIRA Travel Aceh dalam materinya menyampaikan, SAMIRA Travel merupakan satu-satunya travel yang ada di Aceh yang mengusung slogan "Berangkat Dulu Bayar Belakangan".

Calon jamaah Umroh cukup menyetorkan uang muka sebagai DP (Down Payment) sudah bisa berangkat ke Baitullah.

"Ini berkat adanya dana talangan dari kerja sama perusahaan kami dengan pihak ketiga dalam hal ini perusahaan AMITRA Syariah", ungkap Samsul Bahri, kepada RRI.co.id usai menyampaikan materi seminarnya kepada calon jamaah Umroh.

Bagi masyarakat Aceh, kata Dia, Baitullah seperti kampung halaman. Karena itu pihaknya juga menyediakan tempat penginapan (Hotel Movenpick) atau Tower Zamzam yang jaraknya hanya 20 Meter dari Masjidil Haram.

"Pembiayaan oleh Amitra Syariah sebagai pihak ketiga yang menalangi dana keberangkatan dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)", tegasnya lagi.

Uang DP Hanya Rp 5 Juta

Agus dari Marketing AMITRA Syariah wilayah Aceh, dalam kesempatan itu mensimulasikan proses pembiayaan angsuran dengan System Syariah.

"Prosesnya angsuran system syariah. Akad jual beli/Ijarah Multi Jasa. Yang kita jual bukan umrahnya. Sistem pakai DP tanpa jaminan. Sedangkan besaran DP tergantung harga paket dari travel yang diambil calon jamaah", rinci Agus.

Tanpa Jaminan Tanpa Denda

Bahkan lanjutnya, bila terjadi keterlambatan cicilan tidak dibebankan denda. Pembiayaan yang dibiayai Rp 25 juta tanpa jaminan, tanpa denda keterlambatan. Akad yg digunakan sesuai syariah. Dan cabang Amitra luas tersebar di kantor-kantor FIFGroup diseluruh Aceh.

"Misalnya harga paket travel 30 juta maka untuk DP murni 5 juta sudah bisa berangkat. Setelah pulang Umroh maka jamaah bisa melakukan pembayaran bertahap selama jangka waktu yang disepakati. Maksimal 3 tahun. Termasuk asuransi", jelas Agus.

Cabang AMITRA di wilayah Aceh tersebar di Lhokseumawe, Banda aceh, Idi Rayeuk, Langsa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar