Kejar Zona Hijau, Tim Peucrok Gencarkan Operasi Yustisi di Kota Langsa

KBRN,Langsa : Menyikapi penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Langsa yang saat ini pada Zona Kuning, personel gabungan TNI/Polri bersama instansi terkait yang tergabung dalam Tim Peucrok gencar menggelar Operasi Yustisi pencegahan Covid-19 bagi para pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat yang melanggar protokol kesehatan, yang dipusatkan di Taman Kota Bambu Runcing Kota Langsa, Minggu (26-09-2021).

Pasiops Kodim 0104/Aceh Timur Kapten Inf Ahmad Suheri mengatakan bahwa, operasi yustisi tersebut digelar selain untuk mempertahankan wilayah Kota Langsa yang saat ini Zona Kuning, juga mengejar Kota Langsa menyandang zona hijau.

"Mudah-mudahan dengan adanya operasi yustisi ini semakin menambah kesadaran masyarakat Kota Langsa untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ujarnya.

Ia menyebutkan, wilayah Kota Langsa yang mempunyai banyak destinasi wisata, perlu diantisipasi dengan mengingatkan para pendatang dari luar Kota yang masuk ke wilayah Kota Langsa agar mematuhi protokol kesehatan.

Operasi Yustisi yang digelar itu berhasil menjaring beberapa pengendara yang tidak memakai masker yang kemudian diberi teguran lisan dan tertulis.

Selain itu juga dalam mengantisipasi meningkatnya penyebaran Covid-19, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik secara tatap muka maupun lewat media sosial.

"Sosialisasi secara langsung kita lakukan melalui para Babinsa melaksanakan sosialisasi PPKM kepada masyarakat di desa-desa sampai ke tingkat dusun. Selain itu kita juga lakukan melalui media sosial seperti Instagram dan Tweeter," ujarnya.

Pasiops menambahkan, digelarnya operasi yustisi di Kota Langsa bersama TNI/Polri merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan terhadap penularan Covid-19 di wilayahnya.

"Saya berharap Kota Langsa segera menjadi zona hijau, karena itu saya mengimbau masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tidak berkerumun," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00