Pandemi Covid-19, Ruang Gerak Pengawasan Narkoba Terbatas

KBRN, Lhokseumawe: Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Lhokseumawe (BNNK) AKBP Fakhrurrazi, mengakui jika pencegahan dan pemberantasan Narkoba selama Pandemi Covid-19 terkesan mati suri.

Ruang gerak personilnya juga sangat terbatas saat ini. "Ya terkesan mati suri, seperti dijerat, ruang gerak terbatas, sehingga banyak tiarap sejak awal pandemi", ujar AKBP Fakhrurrazi, Jum'at (03/07/2020).

Bahkan lanjutnya sempat sama sekali tidak beraktivitas ketika diperintahkan bekerja dari rumah atau "Work From Home (WFH). Namun sekarang mulai bekerja lagi dengan Protokoler Kesehatan. 

Dia meyakini para Bandar narkoba memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Bahkan bisa jadi semakin meresahkan.

"Saya juga dengar isu dikalangan pengguna narkoba, kalau pakai narkoba bisa mencegah seseorang tertular virus corona. Entah siapa yang menyebarkan isu tersebut dan harus diantisipasi segera", ungkapnya kepada RRI.

Sesuai dengan tema Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020 yakni Hidup Seratus Persen di Era Tatanan Kehidupan Baru dengan harapan Sadar Hidup Bersih, Hidup Sehat serta Produktif, pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00