Diduga Tak Transparan, Warga Samudera Segel Polindes

Bangunan Polindes Gampong Madan kec samudera yang disegel warga

KBRN, Aceh Utara : Sejumlah warga Gampong Madan Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara, menyegel bangunan Polindes di Gampong setempat, diduga Geuchik (Kepala Desa) tidak transparan dalam pengolahan anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 dan 2020 . 

Aksi penyegelan itu dilakukan warga  dengan cara  dipalang papan pintu, dengan dituliskan di triplek " Gedung ini Disegel warga Madan"  Kami Warga Madan Menuntut Rapat Pertanggungjawaban Dana Desa 2019-2020. Akibat aksi itu pembangunan lanjutan gedung tersebut terhambat.

Salah satu warga Gampong Madan. Karimuddin menyebutkan, warga melakukan aksi penyegelan bangunan fisik itu, karena Geuchik (Hasballah) tidak melakukan Laporan pertanggungjawaban  (LPJ)  anggaran dana desa (DD) selama dua tahun dan tidak melakukan rapat atau musyawarah dengan masyarakat.

"Sebelum melanjutkan bangunan fisik pada tahun 2020,  masyarakat sudah meminta kepada Geuchik berulang kali untuk meminta pertanggungjawabkan anggaran dana desa (DD)  tahun  2019,  Namun hal tersebut tidak dilakukan oleh Geuchik, sehingga masyarakat melakukan penyegelan bangunan fisik yang sedang dibangun itu, "kata Karimuddin, didamping warga lain Zulfikar, Sabtu, (12/6/2021).

Selain itu kata Karimuddin, Sejumlah bangunan fisik yang dibangun di desa tidak terlihat papan nama proyek, sehingga masyarakat tidak mengatahui berapa jumlah pagu anggaran yang digunakan dan apa saja bangunan yang dibangun, karena tidak rapat maupun musyawarah.

"Untuk anggaran tahun  2020 ada sekitar Rp 1.276 miliar  lebih, sudah termasuk Silva tahun anggaran 2019 sebanyak Rp 416 juta, Namun masyarakat tidak mengatahui kemana saja  pagu anggaran diperuntukkan, karena tidak ada musyawarah atau rapat Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) selama tahun"terangnya.

Sementara itu Geuchik Gampong setempat Hasballah, berjanji akan penyelesaian masalah tuntutan sejumlah warga tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun anggaran 2019 dan 2020, sebelumnya tidak ada pertanggungjawaban dan rapat karena sedang ada pemeriksaaan dari penyidik Polres Lhokseumawe, Terkait penggunaan dana desa ini.

"Dalam waktu dekat pada Minggu (13/6/2021) atau Senin malam akan melakukan laporan pertanggungjawaban  (LPJ) kepada masyarakat, dan akan kami rincikan, kerena tidak ada niat untuk melakukan penyelewengan dana tersebut, dan kita sudah menjelaskan ke sejumlah masyarakat terkait anggaran yang digunakan untuk gedung kesehatan itu,"pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00