Sempat Diamankan Nelayan, Kapal Motor Gunakan Pukat Trawl Akhirnya Dikembalikan

Nelayan Samudera dan Lhokseumawe melakukan mediasi terkait tangkapan kapal motor yang gunakan pukat trawl
Kapal Motor milik nelayan Pusong Lhokseumawe yang diamankan nelayan Samudera Aceh Utara

KBRN, Aceh Utara : Sebuah Kapal Motor milik nelayan Pusong Lhokseumawe yang sedang melakukan penangkapan ikan menggunakan pukat harimau (Trawl) di  Perairan Samudera, Kecamatan Samudera Aceh Utara dan ditangkap nelayan setempat, pada kamis (20/1/2022) lalu. Akhirnya dikembalikan kepada pemiliknya.

Nelayan Samudera mengembalikan kapal motor gunakan pukat trawl kepada pemilik Hamdani Abas yang selama ini digunakan oleh Agus selaku tekong boat. Boat tersebut, setelah kedua pihak sepakat berdamai dan membuat perjanjian secara tertulis.

Pertemuan tersebut berlangsung  di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kuta Glumpang Kecamatan Samudera, Sabtu (22/1/2022) turut hadir diantaranya, Kasat Airud Polres Lhokseumawe AKP  Ibnu Sakdan, Kapolsek Samudera, Iptu Saprudin, Kabid dan Kasi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan  Perikanan Aceh Utara, Teuku Johan Maulana, dan Darmawat, kemudian Panglima Laut Aceh Utara, Lhokseumawe dan sejumlah nelayan.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Samudera, Iptu Saprudin, menyebutkan, Kedua belah pihak sudah sepakat berdamai dan telah membuat surat penyataan/ perjanjian.

“Dalam surat perjanjian itu, jika kemudian hari kedapatan lagi mengunakan pukat Harimau (Trawl)  di wilayah perairan Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, konsekuensinya kapalnya akan dibakar ditempat, “kata Iptu Saprudin.

Kapolsek menambahkan, sesuai kesepakatan, kerugian jaring nelayan yang putus akibat pukat trawl, akan dibayarkan setengahnya, karena sudah jelas mengunakan pukat harimau selain melanggar aturan yang di sepekati nelayan, juga merugikan nelayan kecil, dan dapat merusak biota laut .

“Barang bukti  berupa kapal motor beserta pukat trawl yang disita nelayan Samudera akan diserahkan kembali pada, Senin 24 Januari 2022, kepada pemiliknya oleh Panglima Laot Aceh Utara yang disaksikan para nelayan Samudera, “pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar