Ketua Perkemi NTT Apresiasi Kejuaraan Kempo Antar Pelajar SD di Kota Kupang

KBRN, Kupang : Ketua Umum Pengurus Provinsi Persaudaraan Bela Diri Kempo (Perkemi) Nusa Tenggara Timur (NTT) Ir. Esthon Foenay mengapresiasi kejuaraan shorinji kempo pelajar sekolah dasar kategori embu di Kota Kupang sebagai ajang kederisasi atlet berjenjang.

Apresiasi Ketua Umum Pengurus Provinsi Persaudaraan Bela Diri Kempo Nusa Tenggara Timur Ir. Esthon Foenay disambut gembira, ketika menutup kejuaraan shorinji kempo pelajar sekolah dasar kategori solo embu dan solo randori di Kota Kupang, Minggu (22/05/2022).

Menurut Esthon Foenay, event-event seperti ini tidak pernah terlaksana sejak pandemic covid-19 melanda Bangsa Indonesia dan dunia, termasuk di Nusa Tenggara Timur.

Oleh karena itu, Esthon Foenay mewakili Pengurus Perkemi Provinsi NTT dan Kota Kupang memberi apresiasi kepada para Manager, Pelatih, Official, dan Orang Tua yang telah mendukung penyelenggaraan kejuaraan shorinji kempo pelajar sekolah dasar kategori embu di Kota Kupang.

“Saya beriterima kasih kepada para Managemen dan Manager Perkemi NTT dan Kota Kupang bekerjasama dengan para Pelatih, dan juga atas dukungan Bapak, Mama, Orang Tua, bisa menghadirkan para Kenshi ditengah-tengah kegiatan ini, untuk mengasah kemampuan mereka terus berlatih dan meningkatkan kemampuan tanding anak-anak kenshi kita ini,” tutur Esthon Foenay di Kupang, Minggu (23/05/2022).

Penanggung Jawab Dojo SMK Negeri I Kota Kupang Butje Rafael yang dihubungi RRI di Kupang, Senin (23/05/2022) turut menyampaikan terimakasih kepada Pengurus Perkemi NTT dan Kota Kupang, karena telah menyediakan ruang even kepada para atlet di Kota Kupang mengikuti pertandingan, sebagai wadah mengasah mental bertanding dan mendorong para atlet terus berlatih dalam menghadapi berbagai event ditingkat yang lebih tinggi.

“Kami selalu mengikuti arahan dari Pengprov untuk melakukan pembinaan usia dini hingga dewasa. Ini kita membuat suat kejuaraan terus menerus untuk mensuport anak-anak agar mereka semakin tampil maksimal mulai dari tingkat Dojo sampai ditingkat yang lebih tinggi,” ujar Butje Rafael.

“Dan melalui event ini kami akan terus membuat event-event agar mereka terbiasa dari Dojo hingga ketingkat yang lebih tinggi sebagaimana event yang digelar kemarin, akan memotivasi anak-anak lebih tekun berlatih. Dan kami harapkan, event-event seperti ini terus digalakan sehingga anak-anak juga bersemangat berlatih di Dojo,” kata Butje.

Bujte juga mengatakan, dari 40 Kenshi yang diikutkan dari Dojo SMKN I, mereka berhasil menduduki posisi ketiga dengan raihan 6 medali emas, 9 medali perunggu, dan 8 medali perunggu.

Kejuaraan shorinji kempo pelajar sekolah dasar kategori embu Kyu enam-Kyu dua di Kota Kupang diikuti 214 kenshi berasal dari enam Dojo yakni, Dojo Koni NTT sebanyak 40 Kenshi, Dojo LBH Surya NTT sebanyak 37 Kenshi, Dojo SMA Kristen Tarus sebanyak 37 Kenshi, Dojo Unkris 52 Kenshi, Dojo SMKN 1 Kupang 40 Kenshi, dan Dojo SDN Oeba sebanyak delapan Kenshi.

Kejuaraan tersebut mempertandingkan 38 nomor pertandingan embu solon dan solo randori. Kepada para juara panitia mengapresiasnya berupa Piagam Penghargaan. (at)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar