Danlanal Labuan Bajo Kapal Pesiar dan Kapal Wisata Wajib Standar Operasional Keselamatan Pelayaran

KBRN,Kupang: Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Labuan Bajo Letkok Laut (P) Roni,S.T. kepada RRI, Jumat (1/7/2022) mengatakan, Mengantisipasi agar  tidak terulang kembali kejadian tenggelamnya KM Tiana di perairan Taman Nasional Komodo mengakibatkan 2 orang wisatawan asal denmark luka parah dan satu orang meninggal dunia.

Lanal Labuan Bajo akan melakukan pemeriksaan terhadap Kapal pesiar yang membawa para tamu maupun wisatawan asing, apakah kapal-kapal tersebut telah sesuai standar operasional seperti alat keselamatan dan pelayaran.

"Saya menghimbau kepada para tamu dan wisatawan asing yang hendak menggunakan kapal sebagai alat penyebarangan di taman wisata Komodo, untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan sesuai dengan standar pelayaran,"ujar Letkol Laut (P) Roni.

Seperti diberitakan sebelumnya Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan Search and Resque (SAR) Gabungan terhadap kapal wisata KM Tiana yang mengalami kecelakaan laut dan tenggelam  di perairan Kawasan Taman Nasional Komodo di Pulau Batu Putih, Pasir Panjang, Kabupaten Manggarai barat, NTT.

KM Tiana GT 61 setelah meninggalkan Pelabuhan Labuan Bajo menuju Pulau Kanawa dan bermalam di Mouring terhempas angin karena cuaca buruk yang mengakibatkan lambung kapal bocor dan tenggelam.

Dari proses evakuasi ditemukan 1 korban meninggal dunia dan 2 orang wisatawan asal Denmark luka parah.(VFZ).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar