Wapres Minta Pemerintah, Pengusaha, Buruh Perbarui Komitmen Bersama

20220930_135842.jpg

KBRN, Sidoarjo:  Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta aparat pemerintahan, pengusaha dan buruh memperbarui komitmen bersama untuk memantapkan kesiapan pekerja. Terutama dalam mengatasi dampak krisis dan menghadapi dunia kerja di masa depan.

Demikian disampaikannya pada peringatan HUT Ke-67 Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi), di Sidoarjo, Jawa Timur, Jum'at (30/9/2022). Menurut Wapres, kita saat ini memiliki visi besar untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Untuk itu, dibutuhkan tenaga kerja yang produktif, memiliki kapasitas dan kapabilitas, serta adaptif terhadap situasi yang terus berubah. "Ini tentunya sangat dibutuhkan untuk mewujudkan visi tersebut,” ujar Wapres.

Menurut Ma'ruf Amin, dunia kerja baru yang menjadikan pekerja sebagai pusatnya menuntut upaya pemulihan yang berpusat pada mereka. Caranya dengan memperhatikan hak, kebutuhan dan aspirasi para buruh.

“Hal ini sejalan dengan mandat Deklarasi 100 Tahun Organisasi Perburuhan Internasional (ILO),” katanya. Dalam hal ini, dialog sosial menjadi mekanisme paling efektif dalam menyampaikan masukan untuk merumuskan kebijakan di bidang ketenagakerjaan.

Wapres menjelaskan, studi yang dilakukan ILO tahun 2021 menunjukkan serikat buruh telah berkolaborasi dengan pemerintah dan pengusaha. Caranya melalui dialog sosial demi merumuskan kebijakan demi kepentingan kaum pekerja

“Dialog sosial berguna untuk mencari solusi bersama atas berbagai masalah ketenagakerjaan," kata Wapres. Hal ini juga menjadi salah satu panduan utama ILO dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan tantangan global bagi pekerja dapat diatasi dengan kerja sama semua pihak. "Bersama kita bisa mengatasinya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja," ujarnya.

Selain Wapres dan Menaker, acara peringatan HUT K-Sarbumusi juga dihadiri sejumlah pimpinan pemerintah daerah. Antara lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Sidoarjo Ahmad Mudlor Ali, dan pejabat Pemprov Jatim lainnya.