BPBD: Malang Lengkap Potensi Bencana

KBRN, Malang: Tim Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami hari ini, Selasa (16/7/19) tiba di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kabupaten Malang merupakan destinasi ke 4 setelah sebelumnya ekspedisi dilakukan menyusuri desa rawan bencana tsunami di Kabupaten Banyuwangi, Jember, dan Lumajang.

Mengusung tema "Mewujudkan masyarakat tangguh tsunami di Indonesia", di Kabupaten Malang terdapat 18 desa yang akan dikunjungi oleh tim ekspedisi, diantaranya Desa Sindu Rejo, Desa Kedung Banteng, Desa Sumber Agung, Desa Gedangan, dan sejumlah desa lainnya. Seluruh perwakilan desa yang akan dikunjungi dikumpulkan di Balai Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumber Manjing Wetan untuk mendapatkan sosialisasi dan arahan terkait dengan ekspedisi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bambang Istiawan dalam sambutannya mengapresiasi adanya sosialisasi ini, sebab masyarakat semakin mengetahui pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana yang tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi.

Bambang juga mengatakan, Kabupaten Malang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana paling kompleks, mulai dari ketinggian, daratan hingga laut.

"Kabupaten Malang atau paling tidak di kecamatan Sumber Manjing Wetan itu ada mulai daripada laut, ada daratan di dataran rendah, ada daratan di dataran tinggi, lalu lebih ke utara lagi kita mempunyai gunung, lebih ke timur lagi kita mempunyai gunung, artinya bahwa kabupaten malang ini lengkap ancamannya, lengkap potensi bencananya dimulai dari ketinggian sampai pada hal yang terkait dengan air dalam hal ini dilautan", ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Bambang Iswanto.

Bambang menambahkan, Kabupaten Malang diketahui memiliki pantai sepanjang 103 km dengan berbagai keunikan. Dari 378 desa dan 12 kelurahan yang ada di Kabupaten Malang, terdapat 19 desa yang dimungkinkan akan terjadi tsunami sewajtu-waktu. Oleh karenanya ia kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman bencana.

"Kita perlu waspada. Kita perlu terus siap siaga", tegas Bambang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00