Harapan Petani Baubau Dapat Pupuk Subsidi Masih Terbuka

KBRN, Baubau: Pemerintah Provinsi(Pemprov) Sulawesi Tenggara(Sultra) akhirnya membuka ruang penambahan jumlah penerima jatah pupuk bersubsidi tahun ini. Namun waktu yang diberikan petani melengkapi data pengajuannya hanya dua hari mulai 13-14 Januari 2021.

Kepala Seksi Pupuk, Pestisida dan Alsintan Dinas Pertanian Baubau, Sitti Hasinah Monianse mengatakan kebijakan Pemrov Sultra ini dikeluarkan karena banyak petani disejumlah daerah mengeluh tidak terakomodir sebagai penerima pupuk bersubsidi tahun 2021.

“Hal itu karena petani belum sempat memasukkan datanya dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok elektronik(E-RDKK) yang menjadi syarat mutlak mendapatkan jatah pupuk bersubsidi, sehingga kita minta dibukakan ruang meskipun aturannya pada November 2020 ditutup, dan itu disahuti(Pemprov Sultra),”ungkap Sitti Hasinah kepada RRI, Rabu(13/1/2021).

Karena itu pihaknya meminta kepada petani yang ditahun sebelumnya pernah mendapatkan pupuk subsidi namun tahun ini tidak menerima, agar segera melengkapi datanya dalam elektronik RDKK  paling lambat 14 Januari. Data yang dibutuhkan berupa Nomor Induk Kependudukan, alamat dan nama ibu kandung.

Tahun ini kata Sitti Hasinah, petani di Kota Baubau yang sudah masuk sebagai penerima pupuk bersubsidi berjumlah 2.160 orang tersebar di delapan kecamatan.

Diungkapkannya, kebutuhan pupuk subsidi dari jumlah petani itu mencapai 841 ton terbagi lima jenis pupuk meliputi pupuk NPK 600 ton, Urea 201 ton, SP 20 ton, ZA 12 ton dan 8 ton pupuk organik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00