PDIP Ingin Generasi Milenial Terlibat Lansung Dalam Politik

KBRN, Baubau: Dalam politik, PDIP memandang generasi milenial bukan hanya sebagai obyek politik melainkan sebagai subyek. Karena PDIP ingin melibatkan lansung generasi milenial berpartisipasi memberikan gagasannya dalam berpolitik. 

Berpolitik dimaksud bukan hanya semata-mata dalam ranah Pemilu, melainkan memberikan gagasan untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi, sosial, dan lainnya. 

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse kepada sejumlah wartawan usai kegiatan pendidikan politik terhadap generasi milenial yang digelar DPC PDIP Baubau disalah satu kedai kopi pada Sabtu(14/8/2021). 

Dalam kegiatan tersebut, La Ode Ahmad Monianse yang juga Wakil Wali Kota Baubau menyadari betul bahwa pada posisi tahun 2020 sampai 2030 mendatang, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yang artinya keadaaan penduduk dengan usia 17 sampai 64 tahun akan mencapai hingga 70 persen. Dari jumlah tersebut, yang berusia dibawah 30 tahun berada dengan kisaran lebih dari 50 persen.

Karena itu, untuk membangun kekuatan yang maksimal, PDIP perlu merumuskan arah politik yang jelas terhadap segmen millennial. 

"Sehingga kami sangat berharap kaum milenial tidak hanya menjadi target partai politik dalam pemilu, tetapi PDIP benar-benar ingin mengajak kaum milenial secara langsung dan nyata berpartisipasi dalam politik. Karena politik itu tidak hanya di Pemilu, tetapi bagaimana merumusukan arah kebijakan ekonomi, sosial, dan lainnya,"tutur Monianse. 

PDIP kata Monianse memiliki komitmen dan mendorong kelompok millennial untuk berperan aktif dan berpartisipasi dalam memberikan gagasan di semua aspek. Termasuk jika ada yang ingin bertarung ditingkat legislatif.

Salah satu bukti nyata pada pemilu 2019 DPC PDIP Baubau juga berhasil mengirim kader milinieal duduk di kursi legislasi dengan peroleh tiga kursi.

"Kita berharap kelompok milenial bisa hadir  baik ditingkat legislatif maupun dalam posisi-posisi strategis lain misalnya UMKM millennial, petani millennial dan aspek lainnya. Sehingga generasi milenial nantinya tidak lagi menitipkan harapannya kepada kelompok lain melainkan pada generasi millennial itu sendiri,"ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia kegiatan, Rais Jaya Rahman menambahkan kegiatan pendidikan politik kepada kelompok millennial merupakan agenda rutin yang digelar DPC PDIP Kota Baubau. Peserta dalam kegiatan tersebut meliputi kelompok millennial yang tersebar dari delapan kecamatan di wilayah Kota Baubau

Dengan kegiatan tersebut diharapkan kelompok millennial yang lahir dengan sistem teknologi yang sudah semakin canggih terus mengembangkan diri, termasuk memaksimalkan perannya diera digitalisasi dan aspek lainnya.

Dalam kegiatan pendidikan politik terhadap generasi milenial yang digelar DPC PDIP Baubau menghadirkan pemateri dari komisioner KPUD Baubau yakni Ketua KPUD Kota Baubau, Edy Sabara dan anggota KPUD Baubau, La Ode Supardi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00