Kunker di Baubau, La Nyalla Serukan Amandemen ke-5 Konstitusi

Ketua DPD RI, AA Lanyalla Mahmud Mattalitti (Foto:IST)

KBRN, Baubau : Kunjungan kerja di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menyebut akan melakukan amandemen terhadap konstitusi UUD 1945.

Menurutnya, UUD yang telah Empat kali mengalami perubahan dalam kurun waktu 1999-2002 itu masih banyak kekurangan dan dipandang perlu dilakukan perbaikan. La Nyalla pun menyebutnya dengan rencana amandemen ke-5 UUD 1945.

“Saya selalu mengumandangkan bahwa DPD RI berjuang untuk membuat amandemen konstitusi yang ke-5 dalam rangka bukan untuk mengubah UUD tapi kami ingin memperbaiki, ingin mengoreksi sesuatu yang salah,” tegasnya, Jumat (19/6/2021).

Dalam pernyataanya itu, salah satu poin yang menurutnya perlu direvisi adalah terkait tidak adanya wewenang dari lembaga Negara yang di pimpin saat ini.

Menurut Lanyalla DPD RI, DPR RI dan Presiden sama-sama dipilih langsung oleh rakyat, namun yang memiliki mewenang hanyalah Presiden dan DPR RI, sementara DPD RI tidak memiliki wewenang apa-apa.

Hal lain yang mendorong dilakukannya amandemen ke-5 adalah berkaitan dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Setelah Empat kali amandemen calon Presiden dan Wakil Presiden hanya bisa diusung oleh partai politik. Sementara disisi yang lain Setiap warga Negara memiliki kesempata untuk memilih dan dipilih.

Olehnya itu melalui amandemen yang diwacanakannya saat ini akan didorong lahirnya calon presiden dan calon wakil presiden dari jalur non Parpol.

“Sementara saya dianggap sebagai pendekar mabuk ngak apa-apa, tapi yah nanti pada saatnya Allah membuka hati nurani semua rakyat Indonesia tambah pintar dan yakinlah Indonesia akan bertambah makmur,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00