Lima Nelayan di Kolaka Nyaris Tenggelam Dihempas Gelombang Tinggi

Tim Basarnas Kendari Mengevakuasi Dua Nelayan yang Bertahan Diatas Perahu Terbalik Akibat Dihantam Gelombang Tinggi (Humas Basarnas Kendari)

KBRN,Kendari: Lima nelayan asal desa Totobo kecamatan Pomlaa kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris tenggelam setelah dihempas gelombang tinggi dan angin kencang saat berlayar mencari ikan.

Tiga dari lima Nelayan tersebut, berhasil menyelamatkan diri dengan berenang sejauh 500 meter ke tepi pantai sedangkan dua nelayan lainya, hanya bertahan di atas Perahu terbalik.

Kepala Basarnas Kendari aris Sofingi mengungkapkan, setelah mendengar laporan dari warga setempat, sejumlah personil SAR langsung dikerahkan untuk mengevakuasi dua nelayan yang terapung-apung diatas laut hampir dua jam.

“Dua nelayan yang berhasil dievakuasi itu, dalam kondisi sehat dan langsung kami serahkan ke pihak keluarga,” ungkap Aris Sofingi, Kamis (20/1/2022).

Sebelumnya, Lima nelayan yang nyaris tenggelam itu, mencari ikan disekitar perairan laut Kolaka menggunakan sebuah perahu mesin tempel.

Namun ditengah perjalanan, tiba-tiba dihantam gelombang tinggi dan angin kencang mengakibatkan perahu terbalik.

Atas peristiwa ini, Basarnas Kendari meminta seluruh nelayan untuk berhati-hati melakukan aktifitas pelayaran karena kondisi cuaca ekstrim. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar