ASKOT PSSI Baubau Mencari Bibit Pemain Tim Nasional U-16 dan U-19

Ketua ASKOT PSSI Baubau, Asaad Adi Karim, ST (IST)

KBRN, Baubau : ASKOT Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), bersiap menggelar seleksi terbuka untuk kelompok usia U-16 dan U-19.

Ketua PSSI Kota Baubau, Asaad Adi Karim dikonfirmasi RRI mengatakan, pelaksanan seleksi yang akan dipusatkan di Lapangan Lembah Hijau pada Minggu, (28/2/2021) itu sebagai tindak lanjut dari PSSI Pusat yang meminta data 5 orang pemain U-16 tahun kelahiran (2006/2007) dan 5 orang pemain U-19 tahun kelahiran (2003/2004) untuk mengikuti seleksi pemain Tim Nasional (Timnas).

“Surat permintaan dari Pusat terkait seleksi pemain timnas U16 dan U19. Surat itupun diperusakan dari ASPROV Sultra ke ASKOT dan ASKAB PSSI,” jelas Politisi muda PDIP ini.

Asaad mengatakan, sesungguhnya dalam surat PSSI itu, ASKOT PSSI Baubau hanya diminta mengirimkan data pemain, namun karena melihat tingginya animo anak muda Kota Baubau dibidang sepak bola, maka diputuskan untuk dilakukan seleksi secara terbuka oleh siapapun pemain yang masuk kategori umur.

“Pesertanya bisa lewat jalur pelajar, SSB, maupun jalur Umum supaya kita bisa lihat potensi-potensi pemain muda Kota Baubau, bukan lagi main tunjuk-tunjuk, sehingga adanya keterbukaan,” pungkasnya.

Dikatakan, sesuai regulasi yang ditetapkan, tim pelatih yang akan melakukan seleksi adalah seluruh pelatih yang memiliki lisensi kepelatihan dan diakui oleh PSSI, dan jika berkenan dapat dibantu oleh seluruh ex pemain atau para senior pemain sepak bola Kota Baubau yang ingin berkontribusi secara aktif dan sukarela didalam pelaksanaan kegiatan seleksi tersebut.

Lanjut anggota komisi II itu, berhubung pelaksanaannya dalam suasana pandemi Covid-19, maka setiap peserta wajib mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah daerah dan satgas covid.

“Panitia seleksi menyiapkan air mineral, namun demikian setiap peserta yang akan hadir diperkenankan membawa tumbler atau botol minuman pribadi mengingat situasi pandemi sehingga tidak bertukar botol minuman,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00