PODSI dan KONI Sultra Satu Hati Raih Prestasi di PON XX Papua

Pengurus PODSI dan KONI Sultra Berfoto bersama usai pertemuan silaturahmi di Aula KONI Sultra. (Gafar)

KBRN,Kendari: KONI dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulawesi Tenggara (Sultra), sama-sama bertekad untuk meraih medali sebanyak-banyaknya di arena bergengsi PON XX Papua.

Sesuai hasil silaturahmi pengurus PODSI Sultra yang diterima oleh Wakil Komandan (Wadan) Satgas  Pelatda PON Sultra LM. Bariun dan sejumlah pengurus KONI, beberapa hal diungkapkan untuk disepakati bersama.

"Dalam silaturahmi ini, kami dari PODSI Sultra, sangat sepakat mengikuti arahan  Satgas Pelatda atlet PON Sultra untuk Cabor Dayung tetap dilaksanakan di Kendari. Ini dimaksudkan agar pelaksanaan Pelatda ini berlangsung lancar," tegas Abdurrahman Saleh, ketua Pengprov PODSI Sultra, Jumat (18/06/2021).

Abdurrahman Saleh juga meminta seluruh pengurus PODSI agar intens berkoordinasi dengan KONI Sultra, sehingga pelaksanaan Pelatda PON, tidak ada hambatan lagi.

"Dalam kesempatan ini saya minta pengurus PODSI untuk membulatkan niat bersama-sama menyukseskan Pelatda PON agar kita bisa merebut target medali. Jangan ada lagi negatif Thinking," harap Ketua DPRD Sultra ini, didampingi sekretaris PODSI Kadir Ole, sejumlah pengurus dan para pelatih dayung.

Sementara itu, Wadan Satgas Pelatda PON Sultra Dr. LM Bariun, sangat mengapresiasi silaturahmi PODSI Sultra dengan pengurus KONI Sultra untuk mencari jalan terbaik, sehingga cabor dayung dapat meraih prestasi gemilang di PON Papua.

"Mudah-mudahan ini awal yang baik bagi Sultra, sehingga Pelatda PON berlangsung lancar," kata Bariun.

Terkait perahu latihan yang akan digunakan  atlet Dayung selama Pelatda, KONI Sultra memberi kesempatan kepada PODSI untuk segera mencari perahu sewa.

"Kami minta kepada pengurus PODSI Sultra untuk secepatnya mencari perahu sewa yang dapat digunakan untuk latihan. tapi kalau kita mau beli perahu baru, saya kira sangat tidak mungkin untuk diadakan dalam waktu yang singkat ini. Bisa jadi perahu tiba setelah PON berakhir," ungkap Journi, Bendahara KONI Sultra.

Ditempat yang sama, wakil ketua Bidang pembinaan prestasi (Binpres) Satgas Pelatda PON Sultra, Bachri Bachtiar juga menjelaskan, pentingnya dilakukanya Pelatda terpusat agar seluruh atlet dapat terkontrol dengan baik selama menjalani TC.

"Pelaksanaan Pelatda ini bukan hanya agar latihan atlet bisa terpusat, tapi yang lebih penting adalah bagaimana para atlet dan pelatih semua Cabor bisa membangun komunikasi yang baik, mempererat silaturahmi agar tetap kompak hingga tiba di Papua. Chemistry sesama atlet dan pelatih juga sangat diharapkan dalam Pelatda ini," ujar Bachri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00