Dinsos Sultra Distribusikan Bansos Sembako, Baubau Dijatah 3.630 Paket

Dinas Sosial Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Salurkan Bansos Sembako, Alat Penyemprot dan APD di Dinas Sosial Kota Baubau. (Foto/Arul)
Dinas Sosial Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Salurkan Bansos Sembako, Alat Penyemprot dan APD di Dinas Sosial Kota Baubau. (Foto/Arul)
Dinas Sosial Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Salurkan Bansos Sembako, Alat Penyemprot dan APD di Dinas Sosial Kota Baubau. (Foto/Arul)
Dinas Sosial Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Salurkan Bansos Sembako, Alat Penyemprot dan APD di Dinas Sosial Kota Baubau. (Foto/Arul)

KBRN, Baubau : Dinas Sosial Propinsi Sulawesi Tenggara, (Sultra) akhirnya mulai mendistribusikan Bantuan Sosial Pangan ke 17 Kabupaten/Kota.

Senin pagi (1/6/2020) bertempat di Kantor Dinsos Baubau, dilakukan serah terima dari Dinsos Sultra yang diwakili Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Yeni Rusliati kepada Tiga Kadis Sosial di Kepulauan Buton, masing-masing Kadis Sosial Baubau, Abdul Rajab, Kadis Sosial Buton, Asnawi dan Kadis Sosial Buton Selatan La Ode Atlan.

Penyerahan itu di awasi langsung Anggota DPRD Propinsi Sultra, Fajar Ishak Daeng Jaya.

Yeni menyebutkan karena terbatasnya anggaran, penerima bansos di tiap Kabupaten/Kota terbatas jumlahnya. Khusus Kota Baubau hanya dijatah 3.630 paket untuk 3.630 Kepala Keluarga (KK).

Jumlah ini pun hanya dikhususkan untuk warga di Dua Kecamatan, yakni Betoambari dan Batupoaro.

“Jumlah kuota memang kita sesuaikan anggaran yang ada pada kami. Memang data yang masuk di propinsi atas usulan Kota Baubau lebih dari 3630 namun kami menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Dan kami menyadari tidak bisa memuaskan seluruhnya,” jelasnya kepada RRI.

Yeni menyebut warga yang tidak terdaftar sebagai penerima paket dari Propinsi ini akan tersentuh bantuan dari program-program yang lain. Dia meyakini bahwa tidak ada lagi masyarakat yang terdampak yang sudah tidak tersentuh

“Kenapa kami hanya memilih di dua Kecamatan karena usulan dari Kota Baubau sendiri, kami melihat dua Kecamatan inilah yang paling banyak penduduknya dan paling banyak masyarakat yang terdampak,” tambahnya.

Lebih jauh Yeni mengatakan bahwa bansos Sembako ini hanya akan disalurkan satu kali saja, tidak tiap bulan seperti halnya BLT Kemensos. Namun ini tidak menutup kemungkinan akan ada tahap lanjutan dengan melihat perkembangan pandemic dan kondisi anggaran.  

Disaat bersamaan, Dinsos Sultra juga menyerahkan bantuan alat penyemprotan dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Tim Tagana Dinsos Kabupaten/Kota.

Dengan rincian genset 2500 Watt, mesin jet water, pengeras suara, lampu LED Warning, Helem safety, kacamata google, pakaian water proof, sepatu air, multivitamin, masker, masker biasa, sarung tangan karet, handrub, alcohol 70 persen, chlorin, tendon air, selang air, dan hand sprayer elektrik.

Sementara itu Kadis Sosial Kota Baubau, Abdul Rajab mengapresiasi kepedulian pemerintah propinisi Sulawesi Tenggara.

“Bantuan ini sangat-sangat dibutuhkan apalagi dalam keadaan seperti ini,” katanya.

Adapun paket sembako yang dibagikan adalah 2 Kg terigu, 3 Kg gula pasir, 7 bungkus mie instant, 3 kaleng susu, kecap, sambal dan saus tomat masing-masing 2 botol, 2 bungkus teh, dan 2 bungkus garam. Jika dikonversikan nominalnya diperkirakan sekira Rp384 ribu lebih.

Selain Kota Baubau, Kabupaten Buton juga mendapat 4.946 paket dan Kabupaten Buton Selatan sebanyak 2.450 paket.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00