Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Baubau Bakal Direvisi

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse Pimpin Rapat TKPRD Revisi RTRW (Foto:RRI)

KBRN, Baubau : Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam waktu dekat akan merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang berlaku sejak 2014-2034.

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse dalam rapat bersama Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) sebagai Pra Rapat TKPRD Sultra, mengatakan alasan utama dilakukannnya revisi RTRW karena kondisi di lapangan saat ini sudah banyak terjadi perubahan-perubahan pemanfaatan ruang, bahkan berdasarkan kajian telah terjadi pergeseran atau defiasi sebesar 20 persen dari yang seharusnya.

“Menapa kita perlu kembali mengatur ruang kita ini karena kita tahu sendiri luasan wilayah Kota Baubau ini akan bertambah sementara pertumbuhan penduduk terus meningkat. Disisi lain pemanfaatan ruang bukan hanya untuk kawasan pemukiman tetapi juga untuk peruntukan lain,” jelasnya, Selasa (13/1/2022).

Ditempat yang sama Ketua Komisi 2 DPRD Kota Baubau, Feto Daud mengingatkan revisi RTRW tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya terkait struktur dan Pola ruang.

“Yang mengatur intinya adalah pembagian peran-peran kawasan itu sesuai dengan karakteristik kawasannya,” pungkasnya.

Terkait penataan ruang publik, Politisi PKB ini juga menyoroti buruknya penatan kawasan bisnis yang selalu membuat kemacetan, salah satunya di kawasan jalan kartini dan Yos Sudarso.

Kendararan barang sesuka hati parkir dan membatasi hak-hak masyarakat pengguna jalan lainnya. Kondisi ini diperparah karena Pemkot Baubau ikut memfasilitasinya dengan membuat tanda parkir (garis putih) di depan toko.

“Ini sudah sering menjadi sorotan, tapi sampai saat ini belum bisa teratasi,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas PUPR Kota Baubau, Andi Hamzah meminta seluruh OPD yang terkait untuk memberikan masukan baik secara lisan mupun tertulis sebagai pelengkap penyusunan dolumen RTRW Kota Baubau sebelum dibahas di tingkat Propinsi.

Revisi RTRW Kota Baubau telah mengakomodasi penyimpangan dan dinamika pembangunan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, tapi tidak memutihkan praktek penyimpangan pelaksanaan penataan ruang.

Dalam rapat tersebut seccara umum digambarkan pembagian pengembangan kawasan-kawasan baru di Kota Baubau yang diharapkan menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru sebagai upaya mengurai kepadatan di tengah Kota.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar