Tak Ingin Ada Korban, Acep Minta Pemkot Baubau Tebang Pohon Rawan Tumbang

Anggota DPRD Kota Baubau, Acep Sulfan(Foto RRI)

KBRN, Baubau: Memasuki musim penghujan warga Kota Baubau harus lebih waspada terhadap pohon tumbang. Teranyar, sebuah pohon yang berada di jalan Sultan Hasanuddin atau tepatnya depan Kantor PDAM Buton di Kelurahan Batulo, tumbang pada Selasa(7/12/2021). Beruntungnya dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. 

Atas kejadian itu, Anggota DPRD Kota Baubau, Acep Sulfan meminta Pemkot Baubau melalui dinas terkait segera mengidentifikasi pohon-pohon rimbun dipinggir jalan. Bila rawan tumbang, harus segera ditebang. 

Terutama yang menjadi perhatian legislator partai Gerinda ini yakni pepohonan besar yang berada disekitar lapangan Merdeka. Menurutnya, hal itu penting untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan akibat pohon tumbang. 

"Untuk itu saya minta dinas terkait supaya mengidentifikasi pohon-pohon besar terutama disekitaran Lapangan Merdeka. Bila rawan tumbang, harus segera ditebang. Jangan nanti ada korban jiwa baru mau tebang pohon-pohon yang rawan tumbang itu,"tegas Acep Sulfan kepada rri.co.id melalui sambungan teleponnya, Selasa(7/12/2021). 

Koordinator ASR Kota Baubau ini juga meminta dinas terkait supaya lebih rutin melakukan pengecekan dan pemangkasan pohon. Tidak hanya di Kelurahan Batulo, tetapi juga diwilayah lainnya yang rimbun pepohonan. 

Apalagi saat ini kata Acep, hujan disertai angin kencang kerap melanda Kota Baubau yang bisa memicu tumbangnya dahan-dahan pepohonan rimbun yang condong ke jalan. 

"Karena pohon-pohon rimbun dipinggir jalan ini, bila tidak rutin dipangkas dapat membahayakan keselamatan warga yang melintas. Apalagi sekarang lagi cuaca ekstrem,"tandasnya.

Untuk diketahui dari data yang diterima RRI Baubau, BMKG Stasiun Meteorologi Kendari telah mengeluarkan peringatan dini cuaca dibeberapa daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara mulai 7-13 Desember 2021. Dari data tersebut, Kota Baubau berpotensi dilanda hujan sedang disertai guntur dan angin kencang pada tanggal 7, 9 dan 11 Desember 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar