Kendaraan Padati Samsat Baubau Ikut Pemutihan Pajak

KBRN, Baubau: Ratusan pemilik kendaraan bermotor memadati kantor Samsat Baubau untuk mengikuti pemutihan pajak yang berlaku sejak 29 November hingga 31 Desember 2021.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara(Sultra) nomor 614 tahun 2021 tentang pemberian keringanan atau pembebasan tunggakan pajak kendaraan bermotor dan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor.

Kanit Regident UPTB Samsat Baubau, IPDA Muhammad Arifudin mengaku sejak kebijakan itu diberlakukan, pelayanan kendaraan di kantor Samsat Baubau melonjak dibanding hari-hari biasa.

"Untuk hari pertama saja tanggal 29 November ada sebanyak 167 unit kendaraan kita layani, hari kedua sebanyak 215 unit. Jauh berbeda jumlahnya dibanding hari-hari biasa cuma 30 unit sampai 80 unit kendaraan paling tinggi,"ungkap Muhammad Arifudin ditulis, Kamis(2/12/2021).

Arifudin mengatakan, dengan melonjaknya wajib pajak mengikuti pemutihan pajak, pihaknya memberlakukan strategi pelayanan dengan mengacu penerapan protokol kesehatan ketat.

“Jadi kami bagi nomor antrian agar tidak terjadi kerumunan. Kemudian kami siasati dengan mendirikan tenda diarea terbuka sehingga bila warga selesai daftar bisa menunggu ditenda karena sirkulasi udaranya cukup bagus. Warga juga wajib pakai masker,”ujarnya

Disisi lain Ia mengatakan, bagi wajib pajak yang tidak bisa mengurus sendiri pemutihan pajak, bisa diwakilkan pihak ketiga namun wajib menggunakan surat kuasa untuk mencegah praktek percaloan.

Arifudin mengungkapkan, untuk mengikuti program pemutihan pajak, wajib pajak cukup membawa foto copy KTP pemilik kendaraan, foto copy STNK dan BPKB serta gosokan nomor rangka dan nomor mesin.

Dalam program pemutihan pajak ini kata Arifudin, Samsat Buabau melayani seluruh kendaraan bermotor di wilayah Sultra, kecuali perpanjangan STNK harus di kantor Samsat sesuai alamat yang tertera di STNK.

Arifudin menambahkan, melalui program pemutihan pajak, wajib pajak cukup membayar pokok pajak tahun berjalan, sedangkan tunggakan pajak tahun sebelumnya dihapuskan.

“Jadi misalnya ada kendaraan menunggak pajak tiga tahun, yang dibayar hanya satu tahun berjalan sedangkan dua tahun sisanya dihapus,”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar